Gegara baca postingannya Ira, tentang arisan ini. Saya tersadar, di usia begini begitu banyak ikutan arisan. Alasannya ikut arisan sih mulai dari silaturahmi sampai benar-benar mengumpulkan uang. Tapi, jadi ingat sebuah arisan yang saya ikuti terpaksa dihentikan gegara ada yang ngambek….

Kalau diingat-ingat sih, saya mulai ikutan arisan zaman SD, tapi lupa berapanya. Yang paling ingat itu arisan zaman SMP, arisannya bukan uang, tapi… permen. jadi setiap minggu kita bayar arisan dengan lima bungkus permen. Nah, kalau abis dapat arisan berasa Halloween deh, karena bagi-bagiin permen ke teman-teman sekelas.

Pas sudah dewasa begini, ada beberapa arisan yang saya ikuti, diantaranya :

1. Arisan keluarga

Anggotanya sepupu-sepupu dari keluarga papah saya. Alasan dibentuknya sih biar ngga mati obor alias lupa sama saudara sendiri. Arisannya 150ribu. 100 ribu buat arisa, 25 ribu buat uang kas dan 25ribu buat konsumsi. Yang sudah-sudah sih yang dapat arisan nombok, secara arisannya lebih sering di restoran atau mall. Kecuali untuk keluarga saya, mereka selalu minta di rumah, karena masakan Mamah saya spesial banget.

 photo image_zps228e2c35.jpg

 photo image_zps1a49fe0e.jpg

Arisan yang digelar dua bulan sekali ini memang hanya jadi ajang silaturahmi saja. Nah, saat berkumpul, walau sudah pesan makanan kita tetap saja bawa makanan atau cemilan sendiri. Minggu kemarin misalnya, saya membawa rujak serut buatan Mamah.

2. Arisan keluarga Bima

Ini arisan yang sebenarnya saya ikuti karena dipaksaΒ  anjuran Ibu mertua biar saya kenal dengan anggota keluarga istana Bima (daerah asal mertua) Awalnya sih saya semangat banget. Apalagi, mereka kalau mengadakan arisan mirip piknik. Pernah di Monas, sejumlah Villa di Puncak, bahkan pernah niat pulang kampung bareng. Tapi, Ibu mertua kesal dengan sejumlah anggota arisan ini karena saat Ibu mertua mengadakan acara syukuran jelang ibadah haji ngga ada satu pun yang menunjukkan batang hidungnya hehehehehe…. Β  Akhirnya, saya, kakak ipar dan Ibu mertua kemudian memutuskan mundur. Oiya, kalau arisan ini ujung-ujungnya apalagi kalau bukan ocip ocip sodara sendiri heheheheheh

3. Arisan Mengumpulkan Duit

Ini arisan yang saya ikuti di rumah, dan DIPAKSA mamah saya, alasannya sih biar nabung. Ada dua arisan yang saya ikuti sih sebenarnya, yang dikocok setiap tanggal 7Β  bayarnya 200ribu, yang ikut sepuluh orang. Dan yang dikocok tanggal 9 bayarnya 1 juta, yang ikut 11 orang -dan bulan ini giliran saya dapat- Yang arisan tanggal 9 sebenarnya bayarnya 2juta. Yang ikut siapa? Tukang sayur di pasar belakang, tukang becak depan komplek. Saya saja takjub, mereka benar-benar hebat bisa menyisihkan uang yang cukup besar -setidaknya menurut saya-

4. Arisan kantor

Jadi, di program yang saya gawangi, ada sekitar 16 orang dan sepakat membentuk arisan. Sebenarnya saya new comer di arisan ini, secara sudah empat kali dikocok saya baru bergabung. Tapi, belakangan malah saya yang dipercaya memegang arisan ini. Pasalnya, sebelumnya yang memegang mengalami kesulitan untuk menagih karena shift yang berbeda. Nah, semenjak saya pegang, saya aktif menagih ke teman-teman yang ikutan. Walau seringnya sih saya menalangi dahulu, biar yang dapat arisan menerima uangnya secara utuh. Oiya, arisan ini iurannya 50 ribu per minggu, dapatnya 1,050 ribu yah lumayan lah kalau dapat arisan buat ke mall. Arisannya sih tinggal enam nama yang belum keluar, dan rencananya kalau habis mau dilanjutkan lagi.

 photo image_zps00fb8040.jpg

Alhamdulillah, sampai saat ini belum pernah ikut arisan yang anggotanya kabur, amit-amit deh *ketok jari ke meja. Memang ngga gampang untuk berkomitmen di arisan, apalagi sering kesel sama teman yang kalau sudah dapat suka malas-malasan bayarnya.

Kalau lihat arisan Ibu-ibu sosialita, saya malah suka menertawakan kehebohan mereka. Inget banget deh tuh ada arisan yang genk barbie sampaiΒ  genk Hermes, yang justru bikin jengah lihat dandanan mereka. Zaman saya liputan jadi reporter Infotainment dulu, paling suka kalau meliput saat arisan di rumah Mayangsari. Alasannya? seleb yang datang kelas wahid dan papan atas, statemennya layak quote dan beritanya pasti bagus πŸ™‚

 

 

 

 

Written by memez
Diary about my daily life, inspiring story, entrepreneur and the latest trend

    2 Comments

  1. Andy 07/04/2013 at 1:23 pm

    ikutan arisan itu enak, tp paling tidak enak kalau dapat pertama, soalnya kaya nabung atau nyicil motor bayar’a, hehehe

    • memez 08/04/2013 at 8:56 pm

      Bener banget, apalagi kalau ikutnya cukup besar, duh malasss yaaa