Film yang bercerita tentang kehidupan seorang Ibu yang juga Ustadzah, penuh dengan cerita yang dekat dengan kehidupan. Diperankan oleh aktris dan aktor yang sudah punya nama. Usai nonton film ini jadi ngakak sekaligus haru.

Waktu hari Ibu kemarin, saya diundang sama MVP untuk premiere film Ummi Aminah. Aduh langsung inget Mamah di rumah deh. Ummi Aminah (Nani Wijaya) adalah seorang Ibu yang juga sebagai ustadzah, punya tujuh anak masing-masing diperankan Gatot Brajamusti, Cahya Kamila (ini sih anaknya beneran) Ali Zainal, Paramitha Rusady, Genta Widhi, Ruben Onsu dan Zee Zee Shahab. Masing-masing anak punya kelebihan dan ceritanya sendiri.

Tokoh Umar yang diperankan Gatot Brajamusti adalah anak tertua yang hidup dengan materi berlimpah, sayang Istrinya (Yessy Gusman) agak jaga jarak sama keluarganya -hayooo realita hidupnya siapa nihhh- Kemudian Aisyah (Cahya Kamila) yang hidupnya sederhana, Zarika (paramitha Rusady) wanita karier yang sukses tapi belum menikah) Zainal (Ali Zainal) yang selalu menyupiri Ummi, Zidan (Ruben Onsu) yang lemah gemulai, Ziah (Zee Zee Shahab) yang pintar, cantik juga lucu, serta Zubaedah (Genta Widhi) yang memiliki kemampuan berpikir cenderung kurang dibanding kakak-kakaknya namun lucu.

Ummi Aminah mengalami berbagai masalah, mulai dari Zarika yang menjalin hubungan dengan Suami orang -disini adu aktingnya Nani Wijaya dan Paramitha Rusady juara banget- Zainal yang ditangkap karena narkoba, hingga Zidan yang lemah gemulai dan cenderung tidak diterima ayahnya. Karakternya kompleks, tapi ceritanya cukup runtut. Cuma gue kok agak bosen ya dengan aktingnya Paramitha Rusady yang cenderung cengeng dan mellow banget, mungkin untuk urusan nangis juara nih Mba Mitha. Film ini juga menandai come backnya Yessy Gusman dan Paramitha Rusady ke layar lebar.

Kehadiran Ati Kanser, Zubaedah serta Ziah menambah ceritanya menjadi segar. Lawakannya ngga garing. Cukup berhasil Aditya Gumay, sang sutradara memilih pemeran yang tepat. Overall ceritanya cukup menghibur, tapi kalau membandingkan dengan Emak Ingin naik Haji jelas kalah. Dari segi pewarnaan, angle kamera serta soundtracknya, Emak Ingin Naik Haji masih menjadi film terbaik karya Aditya Gumay hingga saat ini. Tapi, gue suka banget tek tok akting antara Zubaedah dan Ziah, mungkin memang mereka aslinya begitu ya, karena ngga kelihatan akting nih, bikin ketawa terus.

Ending filmnya juga cukup mengejutkan, mengajarkan satu hal penting, bahwa selain memperhatikan Ibu, kita juga wajib memperhatikan Ayah. habis menonton film ini gue pun membatin, ah sesungguhnya membahagiakan Ibu sangat mudah, tapi seringkali kita terpaku dan seremonial dan menganggap memberikan sebuah benda sudah bisa membuatnya bahagia. Padahal, kadang Ibu hanya ingin didengarkan berbagai ceritanya saja sudah membuatnya bahagia. Terima kasih, film ini makin mengajarkan gue untuk lebih mencintai Ibu dan Ibu mertua πŸ™‚

 

Written by memez
Diary about my daily life, inspiring story, entrepreneur and the latest trend

    2 Comments

  1. yourha 24/12/2011 at 9:16 pm

    kapan tayang dilayar lebarnya mbak..??

    • memez 25/12/2011 at 6:04 am

      Tanggal 5 Januari 2012.