Rumah Memez

Cerita Memez / Review

Tips Mengajarkan Uang Pada Anak

Semenjak Resky hadir dalam kehidupan saya dan Suami, tentu saja kami belajar juga untuk menjadi orang tua.

Selain soal iman, etika, tanggung jawab, yang juga kami ajarkan adalah soal uang yang menurut kami penting.

Kenapa mengajarkan uang pada anak itu penting?

Karena banyak orang yang “jatuh” karena uang.

Dan setelah mengajarkan soal uang ini, banyak pertanyaan kritis dari Resky yang kadang-kadang bikin saya dan suami kewalahan menjawabnya…

Di usianya yang sudah memasuki sepuluh tahun, Resky sudah tahu banget bahwa untuk mendapatkan uang itu harus bekerja.

Bekerja di sini tentu melihat saya dan suami kerja di kantor, syuting job sampingan kami, saya ngeblog atau posting foto di Instagram, atau juga bisa dari jualan.

Yang dia pahami saat ini adalah, kalau Bunda kerja buat kami jalan-jalan atau belanja-belanja, sementara kalau Ayah kerja itu buat bayar sekolah, buat bayar lesnya atau bat bayar Mbak di rumah.

Saya juga mulai mengenalkan konsep celengan kepada Resky.

Jadi, tiap hari dia dikasih uang jajan 10 ribu rupiah, yang dibagi untuk jajan 4 ribu, nabung 4 ribu, dan infak 2 ribu.

Tapi… dasarnya Resky suka lucu banget dan bikin saya bangga ๐Ÿ™‚

Jadi, yang buat jajan seringkali dia sumbang buat infak di sekolah. Iya sih, tiap hari memang saya membekalinya dengan makanan, snack dan minuman, jadi dia jarang banget jajan di sekolah.

Kalaupun jajan, ya paling beli air mineral aja karena dia selalu haus habis main bola di sekolah.

Ketika ditanya, kok selalu buat infak, jawabannya bikin terharu, “Kan kita harus memberikan yang terbaik, yang terbanyak buat infak bun….,” duh mewek saya dengar jawaban polosnya.

 

Menabung Di Celengan

Kalau dibandingkan, Resky memang berbeda banget. Kalau dulu hobi banget jajan karena rumahnya dekat dengan minimarket, di rumah saya ya bisa dibilang jarang jajan. Karena di rumah sudah disiapkan makanan, cemilan sampai susu yang jadi kegemarannya. Otomatis, dia jadi jarang banget jajan. Padahal, kalau dilihat dompetnya saya sering banget meninggalkan uang yang cukup untuk pegangan kalau dia mau jajan.

Kebiasaan menabung di celengan ini, rupanya juga karena Resky pingin banget uangnya buat jalan-jalan ke… Jepang! hahahahah sebenarnya ini sih salah satu cara saya untuk memotivasinya.

Selain dari uang jajannya yang disisihkan, uang celengan Resky juga berasal dari jerih payahnya belajar dengan rajin di Kumon.

Jadi, setiap Resky naik tingkat di Kumon, saya memberinya uang Rp. 60 ribu. Angka Rp. 60 Ribu ini sehargaย  dengan harga mobil Tomica, dan saya selalu menepati janji ini. Yah namanya juga orangtua, kan kudu mematuhi janji ya…bukan cuma ngomong aja. Ngga cuma janji mau beliin ini itu, tapi ternyata ngga ngebeliin yaa….

Suatu hari Resky pingin banget beli sepatu bola baru, tapi saya ngga mau membelikannya saat itu, karena bulan itu Resky sudah sangat banyak jajan sushi, nonton sampai beli dua tas. Eh… dia pun akhirnya menawari untuk membelinya dengan uang celengannya.

Akhirnya, sepatu bola seharga 900 ribu -Iya saya nyesek pas dia beli ini hahahahahaha- berhasil Resky beli dengan bongkar celengan. Dan…sekarang dia lagi rajin nabung lagi demi mimpi ke Jepang hahahahaha….

Dari pengalaman saya dengan Resky, anak itu harus diajarkan bahwa uang bisa didapat dengan usaha tertentu. Harus berkeringat, bekerja dengan sungguh-sungguh, bukan minta kepada orang tua atau pakai fasilitas dari orang tua.

Pun dengan cara menggunakannya, harus bijak dan tidak berlebihan. Tidak mentang-mentang banyak duit, bisa seenaknya…

Selain bijak mencari dan menggunakan uang, saya juga mengajarkan Resky bahwa ada juga yang penting, yaitu asuransi.

 

Kenapa Asuransi Penting?

Ya penting lah, karena dengan memiliki asuransi, akan terproteksi dari segala resiko.

Apakah asuransi mahal? Oh tentu tidak. Dengan adanya happyone, terlindungi dari asuransi ngga pernah semurah dan semudah ini.

Jadi, dengan happyone yang memiliki program HappyMe, HappyEdu, HappyHome dan HappyTrip, ada paket bundling seharga Rp. 399ribu aja loh…

Dengan hanya membayar 399ribu aja, konsumen akan mendapatkan banyak keuntungan karena terlindungi dari resiko yang terjadi.

Tak hanya promo 399ribu rupiah loh, di happyone.id ada banyak promo untuk asuransi yang terjangkau banget. Bahkan, ada yang mulai 20ribuan aja loh…

Info lebih lengkap, yuk langsung aja kepoin ke https://www.happyone.id/

 

Btw, kalau Resky rela menabung demi beli sepatu bola idamannya, kalau kamu pernah ngga sih menabung demi membeli sesuatu? Sharing ya di sini….

 

 

 

7 Comments Tips Mengajarkan Uang Pada Anak

  1. Nurul Sufitri

    Wah ada cara baru menabung ya sekarang, mbak Memez ๐Ÿ™‚ Dulu2 aku ngajarin anak2 menabung di celengan ayam, kucing, bebek dll hihihih udah tau uang jadi makin gemar jajan tapiiii nih hihihi ๐Ÿ˜€ Btw kita cuma bayar 399ribu ya udha dapetin perlindungan dari Happyone.id ini? Terjangkau banget asuransinya nih kita jadi tenang karena terproteksi dari segala risiko. Tq infonya mbak.

    Reply
  2. Rach Alida Bahaweres

    Yeay Resky pintar banget nih bisa nabung dan beli barang keinginannya drai hasil tabungannya. BUndanya hebat ๐Ÿ™‚

    Iyap jangan anggap remeh deh asuransi karena memang bermanfaat untuk memproteksi diri kita dan keluarga ya mba

    Reply
  3. Utie adnu

    Akhirnya kan.. berasa ini kidos nabung buat beli seoatu roda persis bnget anakku.. mulai tertarik nih sama perlindungan happyone.id praktis dan terjangkau

    Reply
  4. Nefertite Fatriyanti

    Hebat Reski membiasakan diri berinfaq, semoga akan terpupuk sampai dewasa.
    Waah, mirip ponakanku yang laki-laki, selalu bikin daftar barang yang pengin dibeli.
    Dia nabung, ntar kalau udah kebeli, daftarnya dicoret.

    Reply
  5. Elva Susanti

    Masyaa Allah mbak Memez, ikut terharu. Rezky pinter banget ya, smg selalu menjadi anak yg berbakti dan jg soleh.

    BTW,soal asuransi, saat ini memang dibutuhkan banget ya mbak, apalagi kita gak pernah tau apa yang akan terjadi di kemudian hari. Dan, smg impian rezky ke Jepang terwujud ya

    Reply

Leave A Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.