Rumah Memez

Cerita Memez / Parenthood

Tips Memilih Mainan Untuk Anak

Kalau urusan beli mainan, secara jujur saya termasuk pelit dan selektif banget.

Saya tidak akan mengizinkan Resky untuk membeli mainan yang tidak jelas bahannya, tidak jelas tujuannya.

Kayak waktu mengumpulkan mobil-mobilan merek tertentu, yang harganya sebenarnya tidak terlalu mahal, tapi kok cuma bisa dipandangi saja. Langsung deh saya stop!

Akhirnya, uang yang biasanya buat membeli mobil-mobilan itu, ditabung, dimasukkan ke celengan dan biasanya dibelikan mainan yang lebih jelas unsur edukasinya.

Tapi…. sebenarnya apa sih yang harus diperhatikan ketika akan membeli mainan untuk anak? Ini dia tipsnya…..

Tips Memilih Mainan Untuk Anak :

1. Pilih Mainan Sesuai Umur Anak

Jenis mainan untuk anak harus banget disesuaikan dengan umurnya, karena berpengaruh dengan jenis material pembuatannya. Misalnya mainanan anak umur tiga tahun yang terbuat dari plastik agak keras, tentu ngga tepat kalau diberikan untuk anak yang masih berusia enam bulan. Karena resiko tertelan atau resiko lainnya ya…

Berhubung Resky sudah besar, jadi dia sih aman saja diberikan mainan apapun, walau saya agak jarang juga membelikan mainannya… Karena menurut saya, bermain itu ngga harus dengan mainan tertentu ya. Inget dong zaman dulu, saya bisa main dengan gulungan karet hahahahaha… antara irit sama selektif memang beda tipis ya…

 

2. Pilih Mainan Yang Berwarna Cerah Dan Jelas Terlihat

Biar apa Ibu-Ibu???? Biar gampang beresinnya hahahahaa…. simple banget ya jawabannya. Padahal bukan cuma urusan mudah terlihat. Warna yang cerah dan jelas terlihat ternyata bisa melatih indra penglihatan anak atau mata anak. Anak akan dengan mudah belajar warna dan menghafal warna yang terlihat pada mainan. Kalau saya sih, sukanya lihat mainan yang berwarna merah, hijau dan biru, bikin mudah terlihat sama mata saya. Apalagi, kalau lagi main, Resky suka sembarangan menyimpan dan bikin saya beberapa kali terinjak mainannya… ouch…sakit banget!!!!

 

3. Pilih Mainan Yang Ada Unsur Edukasinya

Terserah deh kalau ada yang bilang saya pelit ya…. Tapi, kalau urusan beli mainan, saya tuh selektif+irit+pelit :)))

Yang berujung kemudian beli mainan malah rada mahal…hahahahhaa abis suka ngga tega ya sama Resky. Nah, daripada beli mainan yang cuma jadi pajangan aja, misalnya …saya akan membelikan buku, main balok-balokan kayu atau uno yang bisa dimainkan rame-rame. Dan saya akan Big No No banget untuk Resky main game di gadget, pantangan banget deh….

Mainan yang ada unsur edukasin tuh banyak banget ya, kayak puzzle, balok kayu, atau bahkan yang biasa dimainkan Gending dan Resky…. isi kuis Acak Kata dan TTS di Koran Kompas :))))

Oiya, selain itu, saya juga biasanya membeli mainan yang awet, mudah dibersihkan dan yang terpenting… harganya terjangkau. Penting banget kan…

 

 

Asuransi Untuk Jaminan Pendidikan

 

 

Selain peduli dengan mainan anak, saya juga peduli banget sama pendidikannya Resky. Makanya, kami tengah menyiapkan asuransi jaminan pendidikannya berupa HappyEdu dari HappyOneId

Happy Edu ini memberikan perlindungan utama berupa santunan biaya pendidikan untuk anak apabila Tertanggung Utama meninggal dunia karena kecelakaan. Tentukan sendiri biaya pertanggungan atau premi yang diinginkan, kami akan bantu tentukan nilai perlindungan yang tepat untuk kamu dan keluarga.

Dilengkapi manfaat tambahan lainnya, yaitu:

  • Santunan meninggal dunia atau cacat tetap keseluruhan akibat kecelakaan.
  • Santunan rawat inap di rumah sakit akibat kecelakaan (minimal 5 hari dirawat berturut-turut).
  • Tunjangan kehilangan pendapatan karena cacat tetap keseluruhan.
  • Santunan biaya pemakaman

Syarat dan Ketentuan Umum

  1. Berlaku 24 (dua puluh empat) jam sehari di manapun di seluruh wilayah teritorial Republik Indonesia atas risiko kecelakaan diri yang tidak dikecualikan dalam polis
  2. Diperuntukkan bagi usia lebih dari 17 hingga 64 tahun.
  3. Periode asuransi berlaku selama 1 tahun.
  4. Memiliki anak kandung yang sah secara hukum usia 1 – 21 tahun.

Selain HappyEdu, ada juga loh HappyEdu Micro yaitu asuransi Mikro yang memberikan perlindungan berupa santunan biaya pendidikan untuk anak apabila Tertanggung Utama meninggal dunia karena kecelakaan, tunjangan perlengkapan sekolah apabila Tertanggung Utama meninggal dunia karena kecelakaan, dan santunan biaya pemakaman karena kecelakaan.

Syarat dan Ketentuan Umum

  1. Berlaku 24 (dua puluh empat) jam sehari di manapun di seluruh wilayah teritorial Republik Indonesia atas risiko kecelakaan diri yang tidak dikecualikan dalam polis
  2. Diperuntukkan bagi usia lebih dari 17 hingga 64 tahun.
  3. Periode asuransi berlaku selama 1 tahun.
  4. Memiliki anak kandung yang sah secara hukum usia 1 – 21 tahun.

 

Nah, itu sharing saya soal membeli mainan untuk anak, juga asuransi jaminan pendidikan anak. Kalau Moms and Dads, biasanya apa sih yang jadi pertimbangan kalau membeli mainan untuk anak? Sharing ya di sini….

 

6 Comments Tips Memilih Mainan Untuk Anak

  1. Atisatya Arifin

    Salah satu pertimbangan aku untuk membeli mainan anak adalah bahannya dan juga ukurannya. Kalau bahan cari yang aman untuk anak. Untuk ukuran lihat ke usia juga sih, kalau bisa jangan ada komponen kecil-kecil. Sama yang penting adalah mainannya edukatif. Tapi aku pribadi termasuk jarang beliin mainan karena mereka lebih seneng uprek2 barang2 dapur sama kardus2 gitu dan dibuat DIY

    Reply
  2. Nurul Sufitri

    Zaman anal2 masih kecil aku beliin mainan edukatif lho… menyusun balok dll kayak anak2 TK gitu. Meningkat ke SD ada pistol2an, masak2an, boneka dll tapi lebih ke keterampilan seperti bikin rumah2an dari styrofoam dsb. Decoupage juga pernah buat dan anak2 bangga banget berhasil membuat sendiri, kita bantu sedikit2 aja hehehe.

    Reply
  3. Dita Indrihapsari

    Setujuuu banget sama semua tips milih mainan anak di atas mba.. Warna terang bener tuh.. Aku tiap hari beresin mainan ada aja yang di kolong tempat tidur.. Jadi keliatan kan itu mainan kalo warnanya terang.. hehe.. Sama mainan kalo bisa yang awet juga, kayak Lego jadi bisa terus dimainin sampe nanti besar pun..

    Reply

Leave A Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.