Rumah Memez

Cerita Memez

Tips Membeli Rumah Untuk Pasangan Muda

Tahun 2019 ini adalah tahun kesepuluh saya dan Pak Suami menikah.

Sebelumnya sih pacaran lebih dari lima tahun dengan up and downnya, dan Alhamdulillah akhirnya menikah hahahhaha

Kalau bahas soal menikah, sejujurnya kami baru dihadapkan pada realita hidup setelah habis menikah

Ya kalau zaman masih pacaran dulu, duitnya habis buat nonton-makan-belanja,

Eh pas habis menikah, yang mana biaya acaranya ditanggung kami berdua

Baru deh kelimpungan, eh kok tabungan kita tipis banget ya buat beli rumah hahahahhaa…

Sebenarnya, bagaimana sih tips and trik beli rumah untuk pasangan muda????

Sejujurnya sih, kami juga baru bisa beli rumah setelah sembilan tahun menikah, karena beberapa kali kami dikerjain sama developer dan agen rumah

Kisah sedihnya baca di sini :  Cerita Perjuangan Punya Rumah Dari Ditipu Agen Properti Sampai DiPHPin Developer

Nah, dari pengalaman pahit yang seringkali bikin saya mengelus dada, saya jadi bisa memberi tips membeli rumah untuk pasangan muda, langsung aja ya….

1.Realistis

Memang sih kalau beli rumah itu maunya di pusat kota, dekat kemana-mana. Nah, di sinilah yang dimaksud dengan realistis. Maksudnya sih realistis dengan budget gitu… Misalnya budget DP atau budget dengan uang tunai XXX rupiah, ya benar-benar cari yang sesuai kemampuan. Memang sih beli rumah itu kadang jodoh-jodohan… kalau memang jodoh dan rezekinya bagus, yaaa ketemu yang sesuai kantong.

2. Komitmen Jangka Panjang

Beli rumah itu adalah komitmen tingkat tinggi. Baik cash ataupun mencicil yang butuh waktu tahunan sampai puluhan tahun. Maka dibutuhkan komitmen jangka panjang, saat menempati ataupun saat membayarnya. Maka, ketika akan menjatuhkan pilihan rumah mana yang akan dibeli, pastikan sreg atau cocok dahulu. Kalau ngga sreg atau ada yang kurang, mengganjal di hati sebaiknya dipikirkan dahulu. Karena membeli rumah adalah komitmen jangka panjang, jangan sampai menyesal di kemudian hari yaaaa….

3. Alokasikan Budget Khusus

Jika ingin membeli rumah dengan cara mencicil, pastikan budget cicilan tidak lebih dari 30 persen dari pendapatan suami dan istri. Ini beneran loh, walaupun ketika joint income saat mengajukan KPR, syarat ini sih memang belakangan ngga mutlak banget. Tapi, mengalokasikan budget cicilan maksimal 30% bikin keuangan lebih nyaman hahahahhaaa…. pengalaman banget soalnya….

4. Survei dan Pelajari Lingkungan Rumah

Karena rumah akan ditempati jangka panjang, lihat dulu bagaimana lingkungan rumah. Apakah bagus untuk ditinggali keluarga? bagaimana keamanannya? Bagaimana prospek ke depannya? Akses masuknya, akses jalan serta transportasi menuju lokasi rumah. Jangan sampai hal hal kayak begini ngga diperhatikan, ehhhh malah bikin menyesal nanti…

5. Jangan Tunggu Momentum

Pergerakan pasar properti itu cepat banget deh… kalau sekarang harganya misalnya 500juta, 2-3 bulan bisa jadi 525-550 juta. Maka, ketika sudah menemukan rumah idaman dan cocok budgetnya, langsung saja dieksekusi untuk dimiliki…jangan kelamaan mikir, karena ibaratnya hari senin harga naik….

 

 

Pentingnya Asuransi Rumah

Nah, ketika sudah bisa membeli rumah…pastikan melindungi rumah dari asuransi kebakaran. Boleh loh langsung membeli paket asuransi HappyHome dari happyone yang punya banyak benefit dan uang premi yang bisa dipilih. HappyHome ini memberikan proteksi atas terjadinya FLEXAS atau Fire, Lightning, Explosion, Impact of Aircraft, Smoke. Nah, dalam keadaan apapun jadi makin tenang kan….

Memang sih butuh perjuangan dan selalu ada cerita sendiri ya ketika memiliki rumah idaman. Ngga jarang, bahkan sampai ada yang berdarah-darah dan penuh air mata untuk memilikinya.

Kalau kamu, seperti apa sih rumah idaman kamu? Sharing di sini yaa…..

7 Comments Tips Membeli Rumah Untuk Pasangan Muda

  1. Dita Indrihapsari

    Yes, bener banget mba yang penting memang mesti realistis disesuaikan budget dan kemampuan.. Gakpapa deh di pinggiran asal lingkungannya nyaman jug kalo buat aku.. 🙂 Beli rumah emang cocok-cocokan juga ya mba.. Punya asuransi rumah pun juga penting ya buat proteksi..

    Reply
  2. Lia Lathifa

    Hehe iya juga ya, percepatan harga barang itu sangat pesat, kelamaan mikir malah gak jadi-jadi beli rumah deh, keburu mahal. Akhirnya jadi kontraktor lagi dan lagi 😁

    Reply
  3. gita siwi

    Poin satu good banget nih. Kadang aku ketemu pasangan yang minta bantu carikan di daerah enak . Dengan yang enak enak semua tapi budget jauh. Nah kalau mau mundur dikit lokasi dapat padahal. Akhirnya budget yang sudah ada ke pakai lagi ke pakai lagi Sayang kan

    Reply
  4. Rach Alida

    Halo mba Memez, jadi ingat dulu sebelum punya rumah juga ngontrak dan alhamdulillah bisa nabung untuk punya rumah. Asuransi rumah awalnya nggak terpikirkan tapi akan aku coba ah 🙂

    Reply
  5. Febi Febriany

    Wah keren ya. Sekarang udah ada asuransi untuk rumah kaya di luaran gitu. Aku pun skrg masih mencari-cari rumah yang pas, asuransinya bisa jadi referensi

    Reply
  6. Nefertite Fatriyanti

    Nah iya, yang kadang enggak kejangkau pikiran itu cepatnya pergerakan harga property.
    Sekarang sih opsinya biasanya kalau dekat pusat keramaian pasti harga tinggi ya.
    Kalau mau harga yang lebih murah memang lokasi agak jauh dari perkotaan

    Reply
  7. Elly Nurul

    Lingkungan bagi aku wajib diperhatikan ka, mulai dari sanitasi, hingga pembuangan limbahnya.. karena sanitasi yang buruk dapat mempengaruhi pertumbuhan anak-anak juga

    Reply

Leave A Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.