Photobucket
Inget zaman dulu waktu ikut Pramuka, bikin tenda aja susah banget. pasak ini itulah yang sampai akhirnya tenda yang gue dirikan roboh. Nah, di Tanakita Camping ground ngga ada lagi tuh susah-susah bikin tenda. Di Tanakita, berkemah bisa menjadi menyenangkan karena ngga repot. Selain tendanya yang bagus, kamar mandinya juga bagus dan bersih.



Untuk menuju Tanakita, dari Jakarta kira-kira perjalanannya empat jam ke arah Sukabumi. Letaknya yang ditengah hutan -tapi sinyal masuk kok- membuat Tanakita nyaman banget, udaranya segar. Sempatkan main ke situ yang terletak di area hutan, dan juga jangan lupa ikutan main Tubing. Itu loh yang pakai ban besar dan mengikuti arus sungai, mirip arung jeram tapi Tubing itu sendirian mainnya. Di Tanakita, keamanan dan kenyamanan itu nomor satu. Jadi selalu ada instruktur dan dokter yang mendampingi.

PT. Rakata Alam Terbuka
Jl. Lamandau IV No.17
Kebayoran Baru, Jakarta 12130
INDONESIA.
Phone (+62)21-720-0469
Fax (+62)21-726-9761

Written by memez
Diary about my daily life, inspiring story, entrepreneur and the latest trend

    6 Comments

  1. R13 29/07/2011 at 10:03 am

    wahhhh seru banget, bisa nikmatin alam bebas tapi tetap nyaman tanpa harus khawatir mengenai keamanan kita 🙂 hehe

    • memez 29/07/2011 at 10:11 am

      Iya nih, pelayanan di Tanakita bagus. safety and comfort diutamakan, yah memang ada harga yang harus dibayar lebih untuk ini.

  2. titin natalia 29/07/2011 at 10:29 am

    mba messss….
    itu dimanaaaaaaaaaaa
    rinciaan biayaa dooooonk pliiiis

    • memez 29/07/2011 at 1:25 pm

      Maaf aku ngga tahu harganya berapa…coba cek ke no tlpnya aja ya…

  3. Rifa'i 29/07/2011 at 9:46 pm

    Wahhh… jadi kepingin. Tapi menurut gue, lebih enak klo semua dilakukan apa adanya! mirip saat saya ikut PA dulu. Kemping dadakan, tenda juga minjem , trus sempat juga didatangi preman” hahahha. Tapi yang kayak gini cuman cocok buat yang berjiwa petualang kaya gue, ehehee..

    • memez 29/07/2011 at 10:02 pm

      Pinginnya sih bisa ala PA gitu… Tapi apa daya ngga bisa