Dim Sum adalah jenis makanan tradisional China yang sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Makanan yang sudah hadir di zaman Dinasti Han (tahun 206 SM – 220 SM) ini terbagi atas dua jenis, yakni dim sum kukus yang biasanya disajikan di wadah bambu agar tetap hangat, serta dim sum goreng yang disajikan dalam piring. Dalam bahasa Kantonis, Dim sum berarti makanan kecil, sementara dalam bahasa Mandarin disebut Dianxin yang berarti sedikit namun menyentuh hati. Pengertian ini yang kemudian diterjemahkan dalam penyajian dim sum yang hanya 3-4 buah dalam satu porsinya.

Sebagai salah seorang penggemar masakan China, Dim Sum adalah salah satu makanan kegemaran saya. Tak heran jika saya bisa menyantap beberapa porsi dim sum dengan jenis yang berbeda, doyan sama lapar berat memang beda tipis ya…… Bisa dipastikan, ajakan untuk makan Dim Sum dimanapun tak akan pernah saya tolak. Seperti halnya ketika saya diajak untuk mencicipi makanan di Resto Yumzaa, (yang konon adalah surganya Dim Sum) yang berlokasi di Lippo Karawaci, Tangerang pada Sabtu, 31 Juli 2016 silam.

Istilah Yumzaa (baca : Yum Cha) sendiri berasal dari Bahasa tradisional China yang berarti Acara minum teh yang disertai mengudap makanan dim sum, atau singkatnya dalam bahasa Inggris disebut Going To Dim Sum.

Lelah dan kantuk yang menyerang karena bekerja sejak pukul empat pagi tak lagi saya rasakan. Dengan diantar Suami dan adik, saya pun menjejakkan kaki di Resto Yumzaa di Lippo Supermal Karawaci, yang terletak persis di depan area permainan Timezone. Lahannya cukup luas dan nyaman, dengan desain interior didominasi perpaduan warna kuning, putih  dan oranye. Sehingga, menurut saya  Yumzaa jadi pilihan yang tepat untuk Restaurant Hangout.

Outlet Yumzaa Karawaci Luar copy

Bagian dalam resto Yumzaa (Sumber : dok. Yumzaa)

Sebelum mencicipi makanan, saya dan sejumlah food blogger yang diundang, diperlihatkan cara membuat Siew Mai serta Lumpia Sayuran Goreng yang diperagakan oleh Chef Zazat. Meski, Siew Mai dan Lumpia sayuran goreng ini jenis makanan yang sangat cepat ketika dimakan, ternyata membuatnya butuh teknik khusus. Ada sentuhan tangan-tangan Chef profesional dalam pembuatannya.

Setelah melihat proses pembuatan Siew Mai dan Lumpia Sayuran Goreng, FoodBlogger dibagi dalam tiga kelompok untuk membuat Siew Mai dan Lumpia Sayuran Goreng. Ini dia bagian serunya, group saya yang diberi nama Lo Mei kei bersaing dengan dua kelompok lainnya. Sayang, grup saya tidak berhasil merebut gelar juara. Tapi, juara ngga juara yang penting happy bukan…. Gelar juara direbut oleh grup yang beranggotakan Winda, Mbak El, Atika dan Mba Anita yang memang juara kalau urusan masak memasak…

Grup menang lomba Yumzaa

Grup yang meraih Juara saat membuat Siew Mai dan Lumpia Sayuran Goreng di Resto Yumzaa

Sebagai Restauran yang mengusung motto “Dim Sum and More” tentu saja yang menjadi andalan di sini adalah deretan Dim Sumnya, yang menurut saya…. enak banget!!! Ngga bohong, ngga mengkhayal, nyata adanya, terpampang di depan mata dan rasanya memang juara #TErSyahrini.

ANEKA DIMSUM DI YUMZAA

Aneka Dim Sum Dan Soup Di Yumzaa

Dan tentu saja yang paling juara adalah Bakpau Telur Asin, yang rasanya gurih dan sedikit manis. Sayang, karena kelamaan sesi foto, kenikmatannya sedikit berkurang. Maka, ketika ingin membungkus menu ini sebaiknya dipanaskan dengan cara dikukus terlebih dahulu agar kenikmatannya tetap terjaga.

BAKPAU TELUR ASIN

Meski enak dan porsinya cukup mengenyangkan, harga Dim sum di Resto Yumzaa tergolong terjangkau. Mulai dari 14-22 ribu rupiah per porsinya. Rasa, penampilan serta porsi  Dim Sum di Yumzaa mengingatkan saya pada Restauran Imperial. Eh ternyata….  Yumzaa ini memang bagian dari grup Imperial Restaurant, di mana ada tambahan menu berupa nasi, spaghetti dan aneka roti.

Saya dan beberapa teman sepakat memesan menu berbeda agar bisa mencicipi satu sama lain. Pilihan saya sih, Nasi panggang Sapi Lada Hitam.

ANEKA MENU NASI DI YUMZAA

Menu Nasi di resto Yumzaa terbagi atas dua jenis, yaitu Cheese Baked Rice dengan kisaran harga 28-39 Ribu, sementara jenis lainnya adalah Yumzaa Claypot Rice dengan kisaran harga 28-36 ribu. Pendapat saya menu nasi ini porsinya tidak berlebihan, dan berpadu pas dengan keju ataupun bumbunya. Bahan tambahan yang ada di nasi tersebut menambah kaya rasa, bukan sekedar campuran saja. Tak hanya itu, saya juga senang dengan peranti penyajiannya yang membuat nasinya tetap hangat, walau cukup lama difoto-foto. Ternyata, peranti makannya ini diimpor loh…..

Buat yang ingin mencicipi Spaghetti, jangan sedih. Ada berbagai jenis Spaghetti  di Yumzaa, dengan kisaran harga 25-37 ribu rupiah.

MENU PASTA DI YUMZAA

Spaghetti Carbonara Dengan Ayam Goreng di Resto Yumzaa

Membahas beberapa menu makanan di Restauran Yumzaa yang lekat dengan makanan khas China, tak lengkap rasanya jika tak menampilkan Laksa Khas Singapura. Laksa sebenarnya adalah makanan yang merupakan perpaduan berbudaya China dan Malaysia, sehingga disebut makanan Peranakan. Namun, Laksa yang disajikan di Yumzaa berbeda dengan restauran peranakan yang menyajikan Laksa dengan bumbu yang begitu pekat. Menu Mie Laksa Singapura yang disajikan di Yumzaa bumbunya ringan, namun tetap gurih. Isiannya pun cukup variatif. harganya??? 25ribu Rupiah saja.

MENU LAKSA DI YUMZAA

Mie Laksa Singapura di Yumzaa

Selain menu makanan yang variatif, menu minuman serta pencuci mulut di Yumzaa juga beragam jenisnya. Untuk menu dessert atau pencuci mulut kisaran harganya mulai 14-26 ribu Rupiah, sementara untuk minuman mulai dari Kisaran harganya mulai dari 12 – 25 ribu Rupiah.

Pepatah “There’s Always A Room For Dessert” nampaknya harus diberlakukan saat makan di Restaurant Yumzaa. Salah satu rekomendasi saya adalah Lumpia Goreng Durian yang nikmatnya bikin lupa sama timbangan. Sementara untuk minumnya, jangan lewatkan Es Teh Leci serta Jus Alpukat  Milo yang segarnya menyempurnakan petualangan lidah di Yumzaa.

Restoran Yumzaa saat ini tengah dalam proses memperoleh sertifikasi Halal, tapi jangan khawatir ya. karena tidak ada satu pun makanan ataupun bahan makanannya dibuat dari babi ataupun produk turunannya. Dijamin Halal 100%.

Dari Yumzaa Resto Review yang saya bahas dari awal, saya sih belum menemukan kekurangan atau ketidakpuasan dalam pelayanannya. Selain karena baru sekali datang dan berkesan baik, saya berharap di kunjungan selanjutnya bisa menemukan kesan yang sama. Selain menu makanan dan minuman yang variatif, harga yang cukup terjangkau, saya memberikan acungan dua jempol pada Waitress dan Waiter di Yumzaa yang sigap dan tahu benar tentang kandungan bahan yang ada di setiap menunya.

Kenapa pengetahuan tentang komposisi bahan di menu ini penting sekali? Waiter dan Waitress adalah garis terdepan yang melayani sebuah restauran. Di sebuah restauran, saya pernah punya pengalaman di mana Waiter dan waitressnya tidak tahu ikan yang digunakan dalam sebuah menu adalah ikan jenis apa.

Dari semua penilaian setelah makan di Yumzaa, saya sempat memberikan masukan untuk manajemen Yumzaa berupa…. membuka lebih banyak cabangnya. Iya, saat ini Yumzaa hanya ada di Lippo Supermal Karawaci dan Cibinong City Mall. Mudah-mudahan, ke depannya Yumzaa bisa membuka cabang di daerah jakarta Selatan, Depok, atau justru di Bekasi, biar saya bisa berkunjung dengan keluarga besar Suami yang bermukim di Bekasi.

Kalau di restauran yang menyajikan menu Dim Sum, saya bisa makan 3-4 porsi  dan Dim Sum favorit saya adalah Siew Mai,Hakau dan Lo Mei Kei. Kalau kamu sukanya Dim Sum jenis apa? Sharing dong di sini…. 🙂

Yumzaa Restaurant

Cabang Lippo Supermal Karawaci Food Court LG, 105
Boulevard Diponegoro
Lippo Karawaci Tangerang
Telp (021)542 11534

Cabang Cibinong City Mall, Lantai 1 unit B.15
Jl. Tegar Beriman No.1 Cibinong, Bogor
Telp (021)2986 0224

FB          : https://www.facebook.com/YumzaaIndonesia

Twitter  : https://twitter.com/Yumzaa_ID

IG           : https://www.instagram.com/yumzaa.id/

Website : http://www.impgroup.co.id/our_brands/details/yumzaa

Written by memez
Diary about my daily life, inspiring story, entrepreneur and the latest trend

    2 Comments

  1. Jade Ayu 11/08/2016 at 5:22 pm

    Ada ceker jugaaakkk. Duh ngiler. Tp iya yaa zauh aja. Smoga bakalan buka d jaksel dan sekitarnya. Hihi.

  2. Oline 12/08/2016 at 9:05 am

    Aku waktu itu pengen ikutan acara ini tapi gak jadi karena jauuuh 🙁 dan kayaknya dimsumnya enak2 yaaa…