Rumah Memez

Cerita Memez

Resolusi 2018 : Hamil

Disclaimer : Postingan ini untuk berbagi, bukan untuk dikasihani.

 

Tahun 2018 sudah memasuki bulan Maret, alias bulan ketiga. Tahun ini, ngga ada yang lebih saya inginkan selain hamil.

Yup, hamil adalah salah satu resolusi saya di tahun ini. Resolusi ini tentu bukan sekedar wacana. Saya berusaha dengan penuh seluruh kali ini.

Bahkan lebih serius daripada sebelumnya.

Walau perih, sakit dan air mata seringkali menetes karena jalannya begitu terjal.

Tapi, saya ngga akan menyerah.

Usia pernikahan saya dan Suami tahun ini memasuki tahun kesembilan. Alhamdulillahnya, Suami dan keluarga kami sangat support dan ngga rese dengan usaha kami memperoleh anak. Sebenarnya sih, usaha untuk memperoleh anak mulai saya jalani lagi sejak bulan Agustus 2017 silam. Setiap dua minggu sekali, saya dan Suami bolak balik ke Rumah sakit Sayyidah untuk menjalani terapi. Program hamil ini akan saya ceritakan di postingan khusus ya.

Kalau ditanya, seperti apa sih rasanya jadi pasangan suami istri yang lama menikah dan belum punya anak? Saya jawab dengan jujur ya. Rasanya bebas, bebas banget. Mau pulang jam berapa atau kemanapun ngga ada yang membuat saya dan suami harus buru-buru pulang karena ada anak yang menunggu kami. Tapi, di sisi lain, belakangan ini kami ingin merasa ada yang menangisi, merengek supaya kami cepat pulang, membuat rusuh di rumah, atau ada yang ingin kami perhatikan. Yup, ngga bohong, di relung hati terdalam, saya dan suami sudah pingin banget punya anak. Iya sih, ada keponakan yang cukup menghibur, tapi kan beda ya….

Gemezzzz Banget Kan Lihat Bayi Begini……

Demi usaha hamil kali ini, saya diet, menghindari berbagai hal yang bikin saya alergi, olahraga (walau masih jarang-jarang hahahaaha) dan rajin baca buku atau informasi yang berkaitan dengan kehamilan dan kehidupan sebagai Ibu. Kebanyakan sih saya baca buku, ketimbang informasi di internet yang kadang malah bikin bingung, karena yang satu bilang A tapi di satu sisi bilang B. nah, ini dia buku yang saya baca ….Buku Cara Cepat Hamil yang ditulis dr Rosdiana Ramli SpOG ini menjelaskan banyak hal, bahkan bisa konsultasi sama dokternya via email loh. Nah, kalau buku Moms and The City yang ditulis Nadia Mulya dan Joy Roesma ini bisa dibilang bukunya Mamah mamah zaman now, karena infonya banyak dan lengkap. Ceritanya pun mudah dimengerti.

Buku Pegangan Saya….

Kalau di internet, saya biasanya suka membaca tulisan atau postingan sharing dari teman teman yang saya kenal. Misalnya, bagaimana mereka memilih produk yang akan dipakai bayi, atau dimana tempat jual barang perawatan bayi terbaik seru banget loh. Bahkan, kalau lihat-lihat produk perawatan bayi, saya sampai mupeng sendiri. Beberapa produk sih bahkan saya pakai sendiri, karena produk untuk bayi kan dijamin aman karena bebas bahan kimia ya. Salah satunya yang saya pakai adalah Cream Bayi.   Yang bikin saya gemes sih, cream bayi ini ada macam-macam rupanya ya. Saya jadi belajar apa saja merk, fungsi dan harganya. Di tahun-tahun pertama pernikahan, dimana saat ini keinginan untuk punya anak sudah sangat menggebu, saya bahkan membeli selimut bayi yang sangat lembut dan cantik, yang menurut saya menjadi sugesti saya untuk segera menjadi Ibu. Selimut cantik berwarna pink ini masih saya simpan sampai sekarang dan berharap suatu saat bisa dipakai anak saya kelak.

Selimut Bayi Yang Selalu Saya Simpan….

Meski belum menjadi Ibu, saya tergolong sering loh ke toko perlengkapan Bayi, buat beli hadiah teman-teman atau istrinya yang sudah melahirkan 🙂 kalau di toko perlengkapan bayi, diam-diam saya selalu berdoa, agar suatu hari saya bisa berbelanja untuk anak saya. Nah, salah satu hadiah yang baru saja saya beli untuk teman kantor yang baru melahirkan adalah sepatu ini.Lucu ya… saya beli dua loh, karena teman saya ini melahirkan anak kembar.

Sepatu Buat Newborn Baby…. Gemezzzz

Oiya, buat yang belum tahu, saya sedang menjalani terapi PLI, yaitu Paternal Leukocyte Immunization. Kenapa harus menjalani terapi PLI? Karena antibodi tubuh saya menolak sperma Suami. Terapinya itu berupa darah suami diambil sebanyak 15 mililiter, kemudian diproses hingga menghasilkan sel darah putihnya saja. Nah, sel darah putih ini yang disuntikkan ke tubuh saya. jangan tanya rasanya, karena…. sakit banget!!!! Suntiknya memang di bawah kulit. Total sudah 9 kali PLI saya jalani, dan bila tidak ada rintangan dan ada rezeki, saya mau menjalani Inseminasi.

Sok Senyum, Padahal Meringis….

Kalau saya mencanangkan resolusi tahun 2018 adalah hamil. Apa resolusi kamu? dan seperti apa usaha untuk mewujudkan resolusi itu? Cerita dong di sini….  🙂

28 Comments Resolusi 2018 : Hamil

  1. Bebe

    Aamiiin.. semoga tahun ini terwujud ya Mez resolusinya.

    Aku bukan org yg suka bikin resolusi tahunan.. ahahaha jadi tipenya yang jalanin aja tiap tahun 😅😅 *emang males*

    Reply
  2. Liswanti

    Amin Ya Allah. Semoga disegerakan ya mba. Aku pernah merasakan penantian ini, alhamdulillah akan selalu indah pada waktunya.
    Kalau aku resolusi tahun ini kurus hehe

    Reply
  3. Roosvansia

    Aku mauuuuu sharing. Aku doakannnnn. Amen. Amen. Amen. Sini injek dulu kakinya hihihih.

    Resolusi tahun ini aku jadi juragan kelapa sawit hahahahha *ini efek berkunjung ke blognya Lita Chan.

    Btw mba, saran dari bidan – bidan dan dokterku begini : Kurangin makan ayam broiler (ras) dan turunannya. Kalau mau makan ayam kampung aja. Krn makanan ayam ras itu ngga baik untuk kesehatan.

    Lalu sayur – sayuran, aku prefer seminggu 3 kali makan sayur organik daripada tiap hari makan sayur tapi dengan pestisida.

    Jangan terlalu capek, kontrol pikiran, berdoa. Aku dukung doa dan pelukan gemes dari sini yaaaa.

    Oiaaa, selimut bayinya Kukopilo lucu dehhh (gih melipir ke IGnya mba), pasti kepengen beli juga hihihhi.

    Reply
  4. Elly Nurul

    Mba Memes, peluk dulu ya.. mba, aku ngga bisa ngebayangin jadi mba, tapi saya salut untuk kesabaran dan kegigihan mba dan suami untuk memiliki momongan… semoga resolusi tahun ini dapat terwujud ya mba.. kalo resolusi aku yg utama sehat jasmani dan rohani.. jika sehat, InsyaAllah dapat menggapai harapan dan cita2 yg belum terwujud, semangat ya mba memes

    Reply
  5. Cha

    Amin , semoga usahamu cepat membuahkan hasil ya Mez … tetap semangat dan bilang ke tubuh “yang akur dunk ama sperma suami” 😊

    Reply
  6. Leyla

    Semangat mbaa.. temenku dulu ada yg kosong 6 tahun karena rahim menolak sperma suami. Alhamdulillah akhirnya hamil juga.

    Reply
  7. Nunu Halimi

    Suka spiritnya mba Memez, di suntik tetap senyum kece. Semangat terus ikhtiarnya, semoga semuanya berjalan lancar. Insha Allah ada hasilnya, aku do’akan resolusinya jadi kenyataan mba. Aamiin

    Reply
  8. Ade UFi

    Mba memez… i feel you. Saya aja 4 tahun rasanya lamaaa sekali. Apalagi Mba memez. Tetap semangat usaha yaa. Saya bantu doa, semoga Allah mempermudah segala urusan mba Memez dan eikabulkan resoluainya. Aamiin

    Reply
  9. Eka Husni

    Resolusi yang sama dgn saya mba Mezz… mudh2an tahun ini sama sama diberikan rejeki itu oleh ALLAH SWT… Aamiinn ya rab…

    Reply
  10. Marga

    Aamiin mba, semoga bisa terwujud tahun ini. Resolusi tahun 2018-ku adalah booking gedung & catering untuk pernikahan. Doain juga ya. Hahahaha!

    Reply
  11. Melinda Niswantari

    Aamiin..Semoga resolusinya terwujud di tahun ini ya Mba. Akupun memiliki resolusi yang sama hihihi, semoga kita dikuatkan dan diberikan kesabaran yang laur biasa sm Allah serta dipertemukan dengan orang2 yang always memberikan support dan energi positifnya, karena bagiku support system selain dari suami tercinta, keluarga juga dari lingkungan yg positif.

    Duuuh maafkan kalo jadi panjang gini hehe.
    Btw akupun juga ada beberapa memiliki pernak-pernik bayi buat afirmasi positif dan penyemangat 🙂

    Sehat selalu ya Mba…

    Reply

Leave A Comment