Photobucket

Seringkali, memilih tempat untuk makan itu bukan hanya berdasarkan rasa dan harganya, tapi juga akses untuk parkirnya. Setidaknya itu yang gue alami saat memilih makan di Rumah Makan Puas Hati, Kebon Kacang Jakarta Pusat.Rasanya? Harganya?

Siang-siang habis ke Tanah Abang untuk membeli perlengkapan hajiΒ  mertua, perut pun bernyanyi reggae. Pilihannya Grand Indonesia atau Nasi Uduk Kebon Kacang. jelas pilih kebon Kacang, kalau di Grand Indonesia parkirnya ribet cinnn… akhirnya meluncurlah kita ke Kebon Kacang. nasi Uduk kebon Kacang ini banyak banget kan ya, tapi pilihan gue adalah yang di Puas Hati. Karena :

1. Parkirnya gampang -langsung masuk aja, ngga di pinggir jalan-

2. Porsi nasinya lebih kecil -alasan biar makan lebih banyak-

3. Harganya standart sih

4. Ada makanan pendamping lainnya -gue pernah makan tahu gejrot+kerak telor disini+pernah ada rujak bebek juga-

5. Gratessss (dibayarin mertua)Β  menantu ngga mau rugi nih gue

So far sih rasanya menurut gue lumayan enak, gue paling suka ngemilin bawang goreng disini. kan kalau kita baru datang yang diantar duluan adalah bawang goreng + sambelnya. Ibu Mertua pesan sup iga, rasanya segar banget. Yah untuk makan berenam habis sekitar 200ribuan. Sayangnya, adik ipar gue yang pesan rempela hati sempat kecewa, kecil banget ukurannya. Penjualnya sih beralasan karena ini kan ayam kampung jadi kecil. Dan pilihan makan disini juga karena ayamnya kan ayam kampung, mertua gue ngga suka makan ayam negeri atau broiler gitu. Sementara gue, pilih udang goreng+empal. Tetap pilihan gue sih kalau makan disini…

P.S : Berhubung dibayarin, lupa detil harganya.

Written by memez
Diary about my daily life, inspiring story, entrepreneur and the latest trend

Comments are closed.