Rumah Memez

Cerita Memez

Lima Trik Memilih Asuransi Jiwa Yang Terbaik Dan Murah

Belakangan, lini masa saya dipenuhi dengan keluhan beberapa orang yang begitu menyesal karena tidak memiliki asuransi jiwa, terutama untuk keluarganya. Apa pasal? Ternyata, ada seorang kepala keluarga meninggal dunia mendadak. Dan sedihnya, dia tidak memiliki asuransi jiwa. Akibatnya, tentu saja anak-anaknya yang masih kecil, serta Istrinya, tidak ditinggalkan uang oleh yang bersangkutan. Ada sih uan tabungan, tapi jumlahnya tidak seberapa. Ketika ditanya, kenapa tidak punya Asuransi Jiwa? Jawabannya… mahal!!!!

Sungguh, ini merupakan salah kaprah. Masih ada orang yang merasa membayar premi Asuransi Jiwa itu mahal. Padahal, kalau dipikir-pikir, bisa aja premi asuransi jiwa itu, cuma sebesar 1-2 kali mereka menghabiskan uang di Mall.

Ngga Percaya?

Tentu saja harus percaya dong hehehheee…. Pentingnya asuransi jiwa jangan diragukan lagi ya. Kalau premi yang dianggap mahal, singkirkan dulu deh hal itu ya. Memang sih, cara mendapatkan asuransi jiwa terbaik plus murah bisa menjadi pekerjaan rumah tersendiri. Karena banyak banget produk asuransi jiwa di Pasaran. Memilihnya sendiri aja bisa makan waktu, apalagi kalau mengumpulkan informasi dari satu persatu penyedia asuransi.  Misalnya nih, kita mau tahu tentang asuransi A, kemudian teleponan dengan agennya, trus janjian ketemu. Eh ternyata kurang cocok, makanya cari asuransi B, telepon agen asuransi B dan janjian. Repot kan….Makan waktu, biaya dan tentu saja… tenaga!

Makanya, saya mau kasih trik tentang bagaimana mencari Asuransi Jiwa Yang Terbaik dan Murah, ini dia….

1. Cari Portal Yang Menghubungkan Calon Peserta & Penyedia Asuransi

Portal asuransi ini memuat beragam informasi tentang asuransi. Bukan hanya asuransi jiwa, tapi juga asuransi kesehatan, asuransi kendaraan, dan asuransi perjalanan. Jadi, sebagai calon pesertabisa lebih menghemat waktu, tenaga, dan biaya. Di era serba cepat dan sibuk seperti sekarang ini, betapa waktu amat berharga hingga sedetik pun sangat berharga. Ibaratnya nih, kalau mau cari asuransi apapun, tinggal buka portal ini. Bahkan, bisa sambil menunggu kereta datang, atau bahkan sambil ngopi-ngopi ya… jadi gampang banget untuk menemukan asuransi jiwa terbaik dan murah.

2. Makin Dini Makin Murah

Premi asuransi jiwa itu dipengaruhi banyak hal. Misalnya, usia peserta. Nah, Makin dini atau makin muda usia peserta, premi makin rendah. Sebab, usia harapan hidup orang muda dianggap lebih tinggi ketimbang orang tua. Kenapa bisa begitu? Karena asuransi bisa berjalan lebih lama dan itu bagus untuk bisnis perusahaan asuransi. Orang yang lebih tua dinilai lebih rentan tumbang terkena penyakit sehingga kontrak asuransi lebih singkat.

3.Berfokus Pada Asuransi

Saat ini,  layanan asuransi jiwa juga tersedia dalam bentuk gabungan dengan tabungan dan investasi. Asuransi jiwa dwiguna atau endowment disatukan dengan tabungan, sementara asuransi jiwa plus investasi disebut unit link. Untuk mengejar premi murah, sebaiknya berfokus pada fungsi asuransi jiwa saja. Tanpa embel-embel tabungan ataupun investasi. Sebab, premi asuransi jiwa murni lebih murah dibanding gabungan investasi atau tabungan. Bila berniat berinvestasi, pisahkan dengan asuransi sehingga hasilnya lebih maksimal.

4. Pilih Yang Berjangka Waktu

Berdasarkan periode perlindungan, ada dua jenis asuransi jiwa, yakni berjangka waktu dan seumur hidup. Salah satu perbedaan terletak pada besaran premi.  Asuransi jiwa dengan jangka waktu tentu mematok premi lebih rendah. Sedangkan premi asuransi jiwa seumur hidup lebih tinggi. Sebab, perlindungan asuransi jiwa seumur hidup berlaku lebih panjang. Tak ada salahnya memilih asuransi jiwa seumur hidup. Tapi harus didahului dengan persiapan bujet yang cukup lantaran pembayaran premi berlangsung lebih lama. Bila di tengah jalan tak sanggup bayar, polis malah akan jadi tidak aktif. Perlindungan pun mandek. Intinya adalah sesuaikan bujet keuangan dengan besaran premi. Jangan sampai mengejar proteksi semata, terutama uang pertanggungan yang besar, tapi lalai menghitung kemampuan finansial sendiri. Note to myself banget deh ini….

5. Pilih-pilih Rider

Dalam asuransi jiwa, ada istilah rider atau manfaat tambahan dari asuransi. Rider memberikan manfaat selain yang didapatkan dari asuransi jiwa saja. Misalnya rider berupa asuransi kesehatan. Perusahaan yang menyediakan asuransi jiwa biasanya juga punya asuransi kesehatan. Jadi dua produk itu bisa ditawarkan bersamaan dengan asuransi jiwa sebagai produk utama.

Bila peserta asuransi setuju, premi akan jadi lebih tinggi. Makanya perlu dicermati dulu kebutuhan diri dan penawaran fasilitas apa saja yang diperoleh dari rider itu. Tak jarang memiliki asuransi jiwa dan kesehatan terpisah malah jatuhnya lebih murah dibanding pakai rider. Sebab, manfaat rider lebih terbatas daripada asuransi yang berdiri sendiri.

Asuransi jiwa terbaik plus murah menjadi dambaan bagi mereka yang sadar akan pentingnya punya proteksi. Nasib orang siapa yang tahu? Karena itulah diperlukan persiapan sebagai antisipasi hal-hal yang tak terduga berkaitan dengan jiwa.

Coba telusuri portal asuransi jiwa untuk menemukan produk yang sesuai dengan kriteria.  Agen boleh diajak konsultasi, tapi jangan sampai terbawa bujuk rayu. Keputusan mengambil asuransi jiwa ada di tangan kita sendiri sebagai pemegang polis yang jiwanya dilindungi.

Jadi… apakah kamu sudah punya Asuransi Jiwa? Kalau belum, yuk langsung daftar aja. Biar ngga menyesal nanti….

 

 

14 Comments Lima Trik Memilih Asuransi Jiwa Yang Terbaik Dan Murah

  1. Rach Alida

    Halo bun. Asuransi memang penting banget untuk perlindungan. Dan saya pun memilih asuransi jiwa yang sesuai dan tentu yang harganya terjangkau

    Reply
  2. Nefertite Fatriyanti

    Asuransi menurut aku, itu kita memindahkan resiko ya, bagian dari managemen keuangan. Memang bener, sebaiknya memilih asuransi yang tidak memberatkan, disesuaikan dengan budget yang kita miliki

    Reply
  3. Nurul Sufitri

    Nah itu dia mb Memez, biasanya ada rider ya ketika kita ikutan asuransi jiwa, maka ada asuransi kesehatan. Itu pun kalau berminta. Tapi biasanya sayang jika ga kita ambil manfaatnya. Kalau premi besar atau kecil iya memang tergantung mulai dari usia berapa 🙂 Misal dari bayi, beda dengan usia SD atau sudah berusia lanjut. TFS ya 🙂

    Reply
  4. Nurul Dwi Larasati

    Aku belum punya asuransi jiwa, cuma ada asuransi kesehatan. Tapi kalau punya asuransi jiwa otomatis juga punya asuransi kesehatan, tapi premi tinggi. Kalau gitu, saya nanti punya 2 asuransi kesehatan dong.

    Reply
  5. Dian Farida Ismyama

    Kalo ada website penghubung berbagai penyedia asuransi dan kita bisa milih enak juga ya. Jadi bisa membandingkan gitu Apple to apple. Baru ngeh salah satu tipsnya adalah ambil yg murni asuransi. Thanks mbak

    Reply
  6. gita siwi

    Asuransi itu bermanfaat banget deh apalagi kalau premi masuk. Cus ambil buatku. Salah satunya adalah masalah pendidikan yang udah kita siapkan sejak hamil. Makasih infonya kak

    Reply
  7. Amelia Fafu

    Asuransi jiwa, aku belum punya Mba. Baca ulasan Mba Memez, hatiku ikut terketuk. Kalau harganya bisa terjangkau kenapa gak pakai asuransi jiwa ya, penting nih

    Reply
  8. Eskaning Arum P.

    Milih produk asuransi kudu cermat ya karena saking banyaknya perusahaan asuransi dengan aturannya masing-masing. Jangan sampai deh kena bujuk rayu marketing padahal sebetulnya produk dan benefit gak sesuai dengan kebutuhan kita

    Reply
  9. Leyla Hana

    Aku gak punta asuransi Jiwa nih. Punyanya asuransi kesehatan aja. Nanti coba kutanyain ke suami mau gak dia beli asuransi Jiwa. Penting juga yaa.

    Reply
  10. April Hamsa

    Baru tau ttg rider…
    Btw kyknya masih ada keraguan soal asuransi krn kadang klaimnya agak susah. Kalau aku pribadi punya asuransi sih tapi asuransi jiwa yg aku miliki krn dipaksa punya wkkwk, setahun dibayari org maksudnya.
    Emang bener kudu pilih asuransi yang terpercaya ya mbak 😀

    Reply
  11. Lia Lathifa

    Terimakasih tipsnya nih kak, memang ya masih banyak yg belum memahami manfaat asuransi, andai saja tahu makin cepat makin baik, pasti mereka berbondong-bondong peduli ikut serta

    Reply
  12. Ade UFi

    Ade yang termasuk belum ounya asuransi jiwa nih, karena masalah prinsip agama. Tapi baca2 tulisan mba Memez jadi mikir. Iya juga yaa.. punya asuransi jiwa itu ibaratnya menyiapkan warisan buat yg ditinggalkan. Jadi mau cari deh ada ga ya asuransi jiwa yang sesuai syariat agama?

    Reply

Leave A Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.