Rumah Memez

Cerita Memez

Lima Tips Merencanakan Liburan Dengan Anak

Libur Tlah Tiba… Libur Tlah Tiba… horeyyy horey horey….  #Nyanyik

Oh para orang tua, yang anaknya masih bersekolah, pasti tahu banget gimana happynya saat liburan tiba.

Yup, rasanya tuh happy banget. Untuk sementara ngga perlu bangun pagi banget seperti biasanya, untuk menyiapkan anak ke sekolah.

Saya sih sejujurnya happy banget hahahahahaa… Meski Resky belum pembagian raport, saat musim liburan tiba ya senang aja.

Nah, liburan kali ini mau kemana? Mau ngapain aja? dan apa yang harus dilakukan saat berlibur?

Saya mau sharing soal tips mengajak anak berlibur nih, mungkin terdengar remeh ya, tapi tips ini berdasarkan pengalaman saya dengan Resky yang sudah berusia 10 tahun ya….

1. Libatkan Anak Dalam Memilih Tempat Tujuan Berlibur

Karena Resky sudah berusia sepuluh tahun, otomatis dia jadi lebih enak dan mudah diajak sharing soal tempat tujuan berlibur. Nah, kalau liburan yang weekend getaway aja sih Resky ngga perlu dan ngga bisa memilih tempat berlibur karena biasanya saya yang inisiatif hahahahahaa…. Nah, kalau liburan yang agak lama dan baru akan kami lakukan pada pertengahan Januari nanti, saya dan pak Suami juga melibatkan Resky untuk memilih.

Biasanya, saya dan Pak Suami memberi tahu Resky tentang tempat tujuan liburan tersebut. Nah, sebelum memutuskan, Resky biasanya bertanya ada tempat wisata apa saja yang ada di tempat tujuan berlibur. Dan… anak ini sungguh sangat pengertian, kemudian memilih tempat tujuan berlibur yang sesuai dengan kantong bunda dan ayahnya yang pengabdi gajian hahahahahaaa….

2. Ajak Anak Merencanakan Itinerary

Karena ini akan menjadi kali pertama saya, pak Suami dan Resky berlibur agak jauh dan cukup lama, saya mengajak Resky untuk merencanakan itinerary. Misalnya kita mau kemana aja, kapan saja dan apa saja yang akan kita lakukan selama di lokasi berlibur. Namanya juga anak-anak sepuluh tahun ya, Resky sebenarnya belum mengerti banget. Tapi, saya berusaha memperkenalkan tujuan wisata di lokasi liburan dengan cara yang mudah dimengerti.

Tentu saja, aktivitas liburan kami nanti tidak bisa hanya diisi dengan bermain di playland atau belanja (yang menjadi favorit saya) hahahahaha… rencananya, saya dan Pak Suami tentu akan mengenalkan sejarah sesuatu dengan cara yang mudah dimengerti dan tentu saja kehidupan masyarakat setempat, tujuannya tentu saja agar dimanapun Resky hidup kelak bisa beradaptasi dengan mudah.

 

3. Jelaskan Anak Tentang Aturan Setempat

Waktu berlibur ke Yogya lebaran silam,di Jalan Malioboro  Resky bermain-main dengan botol air mineral kosong yang dijadikan bola dan kemudian mengenai pengemudi becak tua yang sedang tertidur, dan beliau kaget luar biasa. Terus terang saya menegurnya dengan keras saat itu, saya sangat khawatir kalau Bapak tersebut terkena serangan jantung. Nah, saya kemudian mejelaskan ke Resky tentang hal ini. Dia menangis, minta maaf serta berjanji hal ini tidak akan terjadi lagi.

Pengalaman ini bikin saya teringat banget. Makanya, setiap mau berkunjung ke sebuah tempat, saya selalu menjelaskan ke Resky tentang apa saja Do’s dan Don’ts. Simpel aja sih, ngga boleh berlari-lari, karena khawatir akan menjatuhkan sesuatu, dilarang buang sampah sembarangan, jangan memegang megang sesuatu dan yang terpenting…. jangan pipis sembarangan hahahahhaaa…..

 

4. Terangkan Budget Liburan

Saya dan pak Suami berkali-kali menerangkan pada Resky bahwa kami bukan orang kaya, dan apa yang kami dapat semua ini cuma karena kami bekerja dengan sangat keras. Makanya kalau seringkali Resky meminta saya untuk tidak bekerja, saya menerangkan bahwa uang dari Ayah untuk bayar sekolah Resky, sementara uang yang saya hasilkan untuk kami jalan-jalan, makan dan liburan. Alhamdulillah Resky mengerti banget. Makanya, Resky juga ngga protes saat diminta untuk menabung sebagian besar uang jajannya.

Untuk liburan nanti, saya menjelaskan bahwa dia boleh beli mainan dengan budget ngga lebih dari seratus ribu rupiah #BundaNggaPelit dan saya jelaskan juga, bahwa tujuan utama kita bukan beli mainan, tapi untuk berlibur, melihat suasana baru dan refreshing ya 🙂

 

5. Jaga Kondisi Kesehatan Anak

Jelang liburan, biasanya saya dan Pak Suami mengurangi banget aktivitas keluar rumah. Bahkan, kalau ngga penting amat ngga usah pergi 🙂 Nah, itu juga yang biasanya saya lakukan sama Resky. Maklum aja ya, kalau di tempat baru, kita kan belum tahu situasinya seperti apa….

Ngga cuma kondisi kesehatan sih, biasanya saya juga aware banget sama banyak hal kalau mau travelling. Misalnya jadwal penerbangan, bagasi sampai kondisi kesehatan. Makanya, saya selalu mempersiapkan HappyTrip, asuransi yang melindungi sebelum dan selama perjalanan baik di dalam negeri maupun di luar negeri ya. HappyTrip yang merupakan asuransi perjalanan  dari Happyone ini, merupakan asuransi dari Astra, nama besar yang sudah teruji kualitasnya dalam industri asuransi di Indonesia. Apa saja manfaat yang bisa didapat dari HappyTRip ini? Buanyak!!!

Menariknya, HappyTrip ini preminya bisa disesuaikan dengan kebutuhan kita sebagai traveler loh. Yuk, langsung buka aja situsnya ini untuk dapat informasi lebih lanjut…

 

Nah, tadi saya sudah sharing tips dari saya untuk mengajak anak berlibur dengan nyaman. Kalau kiamu…punya tips khusus? Sharing ya di sini….

 

 

24 Comments Lima Tips Merencanakan Liburan Dengan Anak

  1. gita siwi

    Namanya ajak anak liburan ya 90% adalah maunya anak kemana ya mba Mez, bukan kebalik apalagi jadi kontra hahaha. Rusak dah liburan . Nyaman aman nomor satu deh

    Reply
  2. Elly Nurul

    Duh baca ini jadi tersentil banget, kadang aku ngga libatkan anak untuk menentukan itinerary huhu, anak tau beres kita mau kemana, ternyata penting juga ya.. well note kakak dan yang paling penting juga perlindungan asuransi ya ka, bagaimanapu kita tidak tahu resika apa saja yang terjadi dimasa depan

    Reply
  3. @nurulrahma

    Waaaa makasiyyyy mba Memez
    Aku terus terang never enjoy trip bareng bocah sih. Lebih demen trip ama buibu
    Setelah baca tips ini, baeklaaahh bisa bgt dicoba mulai 2019.

    Reply
  4. Elly Nurul

    Jaga kondisi anak penting banget ka selama liburan, karena jika anak sakit huhu liburan ngga asik, melakukan perlindungan selama perjalanan juga penting mengingat segala resiko dapat terjadi kapan saja dan dimana saja. Semoga kita semua terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan ya ka

    Reply
  5. Monica Anggen

    Tipsnya mantap dan lengkap nih. Boleh nanti saya share ke sodara-sodara yang punya anak kecil. Kalo saya sih anaknya sudah besar, diajak liburan bareng susah banget dan dia lebih memilih backpakeran sendiri bareng teman-temannya.

    Reply
  6. Tuty Saca

    Betul mbak dengan sharing ke anak tujuan dan kegiatan apa saja yang akan dilakukan nantinya akan membuat anak lebih antusias. Aku sering praktek begini dengan anak TK. Kalau udah antusias jadi minim crancky dan rewel

    Reply
  7. Nur Said Rahmatullah

    wah sampe dikasih tahu ya budjet berpergian ke anak. keren juga. jadi ngasih tahu anak untuk bisa mandiri nantinya ngurusin jalan-jalan gak cuma sekedar senang2. tapi ada banyak yg harus diurus termasuk budjet dan kesehatan.

    Reply
  8. Siti nurjanah

    Bagi orang tua yg sudah memiliki anak, liburan keluarga pasti sangat diperhatikan banget. Terlebih utk memilih tempat yang memiliki nilai edukasi dan membuat happy sang anak

    Reply
  9. Liswanti

    Jaga kondisi anak saat liburan penting banget ya mba Memez. Libatkan anak saat memilih tempat tujuan berlibur penting. Jadinya tahu anak pengen liburan kemana saja.

    Reply
  10. Wian

    Anak kamu umur brp mba? Anak aku yg 8 thn klo sitanya mau liburan kemana, jawabannya terserah bunda. Wkwkwkw mamak makin bingung kan ya.. Tapi akhirnya ak kasih pilihan sih.

    Reply

Leave A Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.