Rumah Memez

Cerita Memez / Reportase

Lima Manfaat Jalan Kaki, Dari Olahraga Sampai Dapat Inspirasi

Michael Watson, seorang remaja di Ohio, Amerika Serikat mengalami obesitas, atau kelebihan berat badan.

Karena kondisi tubuhnya yang gemuk ini, Michael kerap dibully, sering merasa sakit, dan tidak nyaman. Akhirnya, dia pun memutuskan untuk berjalan kaki, mengubah hidupnya menjadi lebih sehat, dan termasuk mengubah makanannya, menjadi makanan sehat.

Michael juga membiasakan diri jalan kaki, dari rumah ke sekolah setiap hari. Waktu yang ditempuh kira-kira selama 20 menit, sekali jalan. Dan karena keinginannya untuk hidup sehat begitu tinggi, Michael tetap berjalan kaki dari rumah ke sekolah dan sebaliknya, apapun kondisi cuacanya. Konsistensinya selama tiga tahun berjalan kaki, tentu saja membuahkan hasil. Berat badannya turun, dari 335 Pounds (sekitar 152kg) ke 115 Pounds (sekitar 52kg). Artinya, Michael berhasil menurunkan berat badan hampir 100 kg dengan berjalan kaki dan mengubah asupan makanannya.

Perubahan Tubuh Michael Watson

Ingin seperti Michael Watson, sehat dengan berjalan kaki?

Ternyata bisa loh. Jalan kaki adalah cara berolahraga yang mudah dan praktis. Karena bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja. Berbeda dengan berlari, yang perlu menggunakan sepatu khusus, berjalan kaki tidak memerlukan alas kaki khusus. Yang penting nyaman saja. Tapi… apa saja sebenarnya manfaat dari berjalan kaki? Dari beberapa sumber yang saya himpun, ini dia lima manfaat berjalan kaki…

1. Jalan Kaki Adalah Olahraga

Jalan kaki juga termasuk olahraga kardio, atau olahraga yang bertujuan memperkuat jantung dan paru-paru. Kalau berjalan kaki dengan cepat, dengan durasi di atas 30 menit dan medannya menanjak, bisa loh membakar kalori 100-300 kalori.Dari hasil penelitian, berjalan kaki setiap hariminimal selama 30 menit bisa mengurangi risiko terkena penyakit jantung koroner hingga 19 persen. Waaahhhh… luar biasa manfaatnyaa yaa…

2. Jalan Kaki Bisa Mengurangi Resiko Penyakit

Sebenarnya ini nasehat dari dokter saya, bahwa jalan kaki bisa memperbaiki kondisi tubuh yang mengalami hipertensi (tekanan darah tinggi), kolesterol tinggi, nyeri atau kekakuan sendi dan otot,  juga diabetes. Sebagai penderita diabetes, saya disarankan oleh  dokter Edwin Simatupang untuk jalan kaki, minimal 30 menit sehari. Memang memulainya malas sih, tapi pelan-pelan mulai terbiasa. Minimal sih jalan kaki ke pasar belakang komplek hehehehehe…

3. Jalan Kaki Sekalian Hunting Foto

Jalan- Jalan di Trotoar Jalan Sudirman, Sambil Foto-foto

Setiap kali berkunjung ke luar kota atau luar negeri, saya sih sebisa mungkin menikmati pemandangan sekitar dengan… jalan kaki. Selain bisa lebih puas menikmati pemandangan sekitar, biasanya saya sekalian hunting foto, atau stock foto. Jadi nih, misalnya menemukan sudut yang unik atau background yang menarik langsung deh…cekrek…cekrek… foto. Lumayan buat stok foto kan 🙂

4. Jalan Kaki Itu Pengiritan

Ini sih biasanya berlaku buat mereka yang beraktivitas misalnya dengan menggunakan transportasi umum. Misalnya nih, kalau kantornya di sekitar Stasiun Sudirman, naik kereta turun di Stasiun Sudirman. Kalau jarak ke kantor ngga sampai 2 km, mendingan jalan kaki loh… ketimbang naik ojek online atau transportasi kayak bus, mendingan jalan kaki loh. Polusi, panas? Jiaaahhhh justru jalan kaki itu adalah salah satu bentuk kontribusi untuk mengurangi polusi kan. Pakai masker deh buat lebih nyaman. Dan beberapa kali lewat Sudirman, saya lihat trotoarnya lebar, dan jadi lebih nyaman buat jalan kaki ya…

5. Jalan Kaki Bisa Dapat Inspirasi

Dalam sebuah penelitian di Stanford University, para peneliti menemukan bahwa berjalan meningkatkan hasil kreatif sebesar 60 persen. Mungkin kreativitas dirangsang dengan berjalan karena aktivitas tersebut membutuhkan penggunaan beberapa bagian otak secara simultan. Jadi, Ilmu pengetahuan telah mengkonfirmasi bahwa berjalan memang membangkitkan kemampuan kreatif.
Apa hubungannya? Kalau dari pengalaman saya, sepanjang berjalan kaki akan melihat pemandangan, situasi, atau justru orang-orang dengan karakter unik dan menarik. Dari sinilah pengalaman visual saya menjadi bertambah kaya.

Kampanye Jalan Hijau

Begitu banyaknya manfaat berjalan kaki, tapi tentu saja masih banyak orang yang belum melakukannya. Makanya, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek berinisiatif menggelar kampanye Jalan Hijau. Apaan sih kampanye Jalan Hijau ini? Jadi, ini adalah kampanye yang dilakukan BPTJ untuk mendorong masyarakat dari menggunakan kendaraan pribadi ke kendaraan umum dan juga berjalan kaki. Kenapa Jalan Hijau? Jaid, kalau semakin banyak masyarakat yang berkontribusi menggunakan kendaraan umum dan berjalan kaki, maka jalan akan semakin ramah lingkungan, atau semakin hijau. Dan tentu saja bermanfaat bagi kualitas udara bukan…

Oiya, buat yang belum tahu, Kampanye Jalan Hijau ini dilatarbelakangi dua aspek, yaitu isu transportasi dan isu kesehatan/lingkungan. Kenapa ya?

  • Isu transportasi adalah kenyataan bahwa lalu-lintas semakin macet dengan tingginya penggunaan kendaraan (bermotor) pribadi dan masih belum maksimalnya pemanfaatan angkutan umum massal dan aktifitas berjalan kaki. Bahkan terdapat kecenderungan jarak-jarak tertentu yang seharusnya dapat ditempuh dengan berjalan kaki, kini masyarakat lebih memilih menggunakan sepeda motor.
  • Isu kesehatan :  fakta menunjukkan kemacetan akibat tingginya penggunaan kendaraan pribadi (bermotor) menyebabkan polusi udara parah yang berdampak serius bagi kesehatan. Selain itu tingginya penggunaan kendaraan pribadi terutama sepeda motor menyebabkan kecenderungan masyarakat menjadi kurang bergerak sehingga resiko terkena penyakit non infeksi menjadi semakin tinggi pada usia muda.

Kampanye Jalan Hijau ini digelar di beberapa wilayah, mulai dari di jalan Juanda Jakarta Pusat, Stasiun Sudirman, sampai di Simpang Cijago, Depok. Saya sih ikutan yang di Simpang Cijago, Depok, yang memang dekat dengan rumah saya.

 

Di acara kampanye Jalan Hijau ini, petugas dari BPTJ dan juga Taruna dan Taruni dari Sekolah Tinggi Angkutan Darat, menyebarkan pesan lewat poster tentang manfaat berjalan kaki. Ngga cuma itu, mereka membagikan masker, pin, kipas sampai tumbler yang memuat pesan tentang pentingnya berjalan kaki.

Saat menyampaikan pesan positif tentang berjalan kaki, Petugas dan Taruna Taruni STAD, menggunakan kaos berwarna kuning putih serta syal hijau. Ternyata, ada artinya loh… warna kuning memberi makna sinar matahari, sesuai dengan pendekatan penyampaian pesan yang dilakuan dalam kampanye ini yaitu pendekatan benefit kesehatan. Aktifitas berjalan kaki dan menggunakan angkutan umum akan banyak terpapar sinar matahari yang berdampak pada kesehatan. Sementara warna putih yang berarti bersih, mewakili makna ketulusan dan kesediaan untuk melakukan aktifitas berjalan kaki dan menggunakan angkutan umum massal untuk kepentingan bersama. Sedangkan syal hijau berarti ramah lingkungan (go green). Harapannya sih, akan banyak masyarakat tergugah dengan kampanye Jalan Hijau, dan beralih dari kendaraan pribadi ke kendaraan umum, serta berjalan kaki.

Kamu punya pengalaman unik atau ngga terlupakan saat berjalan kaki? Cerita dong di komentar yaa….

 

 

 

12 Comments Lima Manfaat Jalan Kaki, Dari Olahraga Sampai Dapat Inspirasi

  1. Nurul Sufitri

    Baca tulisan ini membuatku merasa tersentil 🙂 AKu mager kan jajan bakso dekat rumah aja naik motor. Padahal jalan kaki bisa 5-10 menit aja. Baiklah nanti aku usahakan mulai jalan kaki. Supaya kita lebih seat ya itung2 olahraga ringan 🙂 TFS.

    Reply
  2. Sri Widiyastuti

    Efek jalan kaki itu bagus banget ya mbak, aku dulu sih emang lebih suka jalan kaki, tapi setelah tau manfaat jangka panjangnya, jadi tambah suka aja. Apalagi untuk wanita usia 40+ kayak saya, ini membantu banget mengurangi arthritis pada sendi.

    Reply
  3. Ade UFi

    Wuih jadi termotivasi jalan kaki nih. Tapi bener loh jalan kaki bagus buat penderita hipertensi. Papa tuh dah ga minum obat lagi semenjak tiap pagi dia olahraga jalan kaki bulak balik di teras rumah aja selama 30 menit. Lumayan lah yaa latihan buat umroh dan haji juga kan yg mengandalkan kekuatan jalan kaki.

    Reply
  4. gita siwi

    Aku termasuk yang suka olahraga apalagi buat urusan jalan kaki deh hahahaa 1-2K mah gampil hahahaha. Dukung sangat kampanye jalan hijau deh

    Reply
  5. April Hamsa

    Wah seriusan tu bisa turun 100 kg hanya dengan jalan kaki? Keren eui 😀
    Emang jalan kaki itu olahraga paling mudah sekaligus menghemat banget ya 😀
    Paling butuh sepatu yang nyaman aja sama tekad kuat biar kuat jalan 😀

    Reply
  6. Shine

    Aku liat Michael Watson kok kayak suami before after nikah ya, wkwk… Pengen balik lagi badannya kayak dulu mungkin ini slah satu jalannya ya dengan berjalan kaki. Yuhuuu, mau coba praktekin ah tiap pagi biar makin sehat

    Reply
  7. Eskaning Arum P.

    Duh tertohok nih, aku termasuk bagian dari masyarakat Indonesia yang minim jalan kaki huhu. Kemana-mana ojol andalannya. Tapi aku setuju banget dengan adanya kampanye hijau ini karena mengajari masyarakat untuk sehat dengan berjalan kaki.

    Reply

Leave A Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.