Sempat mengunjungi Kelantan, Malaysia pada Januari 2010. Tujuan utamanya sih mewawancarai Tengku Fakhri. Kelantan itu adalah sebuah negara bagian di Malaysia. jadi dari Kuala Lumpur, naik pesawat lagi sekitar satu jam. Kelantan disebut serambi mekkahnya Malaysia. Di Kelantan, syariat agama dijunjung tinggi. Tapi, jam sembilan malam kotanya sudah sepi aja. Meski begitu, banyak bertebaran warung di pinggir jalan. Di warung ini disediakan menu makanan ringan seperti roti canai, kari kambing, teh tarik, dan selebihnya nyaris tidak ada yang istimewa.

Di Kelantan ada sebuah tempat semacam pusat kebudayaan. Ada restorannya juga. Sayang, makanannya terasa aneh di lidah saya. Tapi ada sambal yang enak dan rasanya unik. Terbuat dari campuran ikan dan durian kelantan yang terkenal itu. Kabarnya durian Kelantan lebih enak ketimbang durianΒ  montong Thailand. Apalagi, jarak dari Kelantan ke perbatasan Thailand hanya satu jam saja.

Yang menarik, di Kelantan ada pasar Siti Khadijah. ini adalah pasar yang menjual jilbab. Koleksi jilbabnya bagus-bagus banget dan murah meriah. Tidak heran kalau Mbak Telni, rekan kerja saya sampai kalap belanja. beli satu lusin. Harga rata-ratanya memang hanya 20-25 RM.

Ketika kangen nasi, berharap di Mc Donalds bisa menemukannya. Ternyata nihil. Selain di Indonesia, restoran cepat saji di luar negeri jarang yang menyediakan nasi.

Written by memez
Diary about my daily life, inspiring story, entrepreneur and the latest trend

Comments are closed.