Rumah Memez

Cerita Memez / Reportase

Generasi Millenial, Yuk Investasi Properti Di LRT City

Curhat dulu yaaa…

Desember 2014, saya dan suaminya akhirnya bisa mengumpulkan uang buat uang muka rumah yang akan kita beli. Dan kebetulan jodohnya dapat rumah yang bisa dicicil tanpa melalui KPR, tapi lewat developernya langsung. Waktu itu, kita bahagia banget deh. Apalagi, developernya janji, dalam waktu ngga sampai enam bulan rumahnya akan selesai.

Tapi…. janji tinggal janji.

Sampai Desember 2017 kemarin, berarti sudah tiga tahun lebih, rumahnya belum jadi juga. Proyek perumahan tersebut ternyata sudah berganti developer. Saya diping-pong ke sana sini, sampai capek. Sedih banget deh. Patah Hatinya tuh lebih-lebih daripada diputusin pacar.

Saat ini, saya dan suami menanti realisasi janji mereka untuk mengembalikan uang muka yang telah kami bayarkan. Padahal, kalau buat investasi, uang muka tersebut pasti sudah bertambah banyak.

Saya sampai putus asa, ngga mau cari rumah lagi….

Pahit banget deh rasanya…. Sampai ngga enak makan, ngga enak tidur, ngga kepingin belanja.

Baru bisa mengumpulkan uang muka di 2014? Yup, memang telat banget. Saya dan suami memang masuk kategori pasangan yang boros. Kalau ada rezeki lebih atau uang dari kerjaan sampingan, kita biasanya senang travelling, atau yang lebih sering sih buat program anak, yang Alhamdulillah masih harus diusahakan terus.

Sambil menanti pengembalian uang, saya dan suami mulai melirik properti yang nantinya akan kita beli. Apakah rumah atau apartemen. Tapi sepertinya saya tertarik dengan Apartemen. Kenapa? Karena apartemen biasanya dekat dengan pusat kota atau fasilitas publik yang memadai dan harganya jauh lebih terjangkau. Ya kalau mau beli rumah di pusat kota, saya mungkin harus menabung puluhan tahun lagi.

 

Mau Beli Apartemen Di Mana?

Tadinya sih mau beli di pusat kota, yang dekat dengan kantor. Tapi… harganya ternyata lumayan mahal. Setiap hari, saya dan suami menghabiskan minimal tiga sampai empat jam sehari saya habiskan untuk pergi pulang.  Kalau lewat pembangunan LRT di tol Taman Mini,  Suami pasti langsung berkomentar tentang progress pembangunan LRT dan berkhayal enak kali ya tinggal dekat stasiun LRT. Mau kerja atau kemanapun naik LRT aja. Ngga usah ribet bawa mobil, kena macet, beli bensin dan ribet cari parkir kalau di kantor atau di mall pusat kota.

Oiya, buat yang belum tahu, LRT adalah   Light Rail Transit, sistem transportasi publik dengan kereta api ringan  yang menghubungkan Jakarta dengan kota-kota di sekitarnya seperti Bekasi dan Bogor.  Ternyata oh ternyata… proyek LRT ini menyimpan “harta karun” berupa proyek properti yang dinamakan LRT City (kami lihat dari balon udara yang jadi materi promosi mereka). Waktu makan di Holycow Steak Kalimalang, saya juga sempat lihat kantor pemasarannya sih. Suami pun meminta saya untuk mencari info soal LRT City ini. Sempat cari-cari infonya di internet, tapi kurang puas. Saya pun penasaran sama fasilitas dan harganya.

Sambil cari-cari info, eh… kebetulan, saya diundang untuk menghadiri talk show Tren Investasi Generasi Muda yang digelar di Booth LRT City, saat acara Indonesia Property Expo di JCC Senayan, 5 Februari silam. Duh… saya dapat penjelasan yang bikin saya puas banget deh. Banyak nih yang mau saya ceritakan…

Pembicara pertama talk show ini adalah David Cornelius Mokalu, seorang pengamat properti yang mengungkapkan fakta, bahwa generasi millenial, atau generasi muda zaman now, belum mulai berinvestasi properti. Padahal, semakin dini berinvestasi, semakin baik loh. Dari hasil survei David Cornelius, generasi muda ini mulai menabung 10% pendapatan mereka, tapi tidak diinvestasikan.

Kenapa mesti berinvestasi di properti? Menurut hasil survei yang dilakukan David, investasi properti memiliki potensi keuntungan 5-25% per tahun. Investasi ini bisa berupa membeli properti tersebut atau membeli saham perusahaan properti di Bursa Efek Indonesia. Duh… penjelasan David Cornelius ini bikin saya tersentil deh… kemana aja selama ini… #Makjleb banget dehhh

Sejujurnya, saya tengah melirik apartemen. Bukan cuma buat hunian, tapi juga buat investasi. Niat saya ini makin mantap, saat mendengarkan penjelasan Keenan Pearce, influencer yang juga co founder Makna Creative. Ternyata, cowok ganteng yang baru saja menikah ini, sudah mulai berinvestasi di apartemen sejak zaman kuliah. Menurut Keenan, membeli apartemen itu menguntungkan banget. Selain fasilitasnya lengkap, harga sewanya kian tinggi dan kalau dijual pun sudah pasti menangguk untung.

Tapi, sebelum membeli apartemen apa yang harus diperhatikan? Dari talk show tersebut, saya memiliki kesimpulan. Apartemen ideal adalah :

  1. Dekat dengan transportasi publik. Meski punya kendaraan pribadi, naik transportasi publik lebih nyaman dan hemat kan.
  2. Developernya harus jelas kinerjanya, karena jangan sampai dibohongin kayak saya.
  3. Fasilitasnya lengkap. Mulai dari Mal sampai tempat olahraga.
  4. Punya ruang publik yang memadai, jangan mepet banget.
  5. Paling penting, harganya terjangkau hehehehehehehe

Nah, waktu di acara Talk show ini, saya makin naksir sama LRT City setelah mendengar penjelasan Setya Adji Pramana, Project Manager Eastern Green, bagian dari LRT City yang berlokasi di Bekasi. Semua syarat ideal yang saya sebutkan di atas, seperti terjawab dengan hadirnya LRT City.  Dari pemaparan Setya Adji, hadirnya LRT City akan menjadi peradaban baru dalam kehidupan bermasyarakat.

Buat yang belum tahu, LRT City mengusung konsep TOD atau Transit  Oriented Development, yang dibangun dengan pendekatan pengembangan kota yang bersifat kompak, mengadopsi tata ruang campuran (mixed use), memaksimalkan penggunaan angkutan massal seperti LRT, dan dilengkapi jaringan pejalan kaki atau sepeda. Oiya, LRT City ini, nempel banget sama stasiun LRT. Bahkan bisa dibilang jaraknya 0 kilometer, jadinya kalau tinggal di LRT City bisa jalan kaki atau naik sepeda ke stasiun LRT.

Eits… ngga cuma naik LRT loh. Pengembang LRT City, dalam hal ini PT Adhi Karya (Persero) sudah meneken kerjasama dengan PPD. Jadi, selain terkoneksi dengan LRT, warga yang tinggal di LRT City juga bisa naik bus PPD.  

Dimana saja ada LRT City?

LRT City saat ini dikembangkan di enam wilayah, yaitu :

  1. Royal Sentul Park yang berdekatan dengan stasiun LRT Sentul
  2. Eastern Green yang berdekatan dengan stasiun LRT Bekasi Timur
  3. Gateway Park yang berdekatan dengan stasiun LRT Jaticempaka
  4. Urban Signature yang berdekatan dengan stasiun LRT Ciracas
  5. Cisauk Point yang merupakan member LRT City yang berlokasi di Tangerang
  6. Oase Park yang merupakan member LRT City yang berlokasi di Ciputat, Tangerang Selatan.

Fasilitas Apa Yang Ada Di LRT City?

Lihat deh gambar di atas. Banyak ya… Ada taman, pusat olahraga, pertokoan, mal, kawasan komersil. Jarak antara satu tower dan tower lainnya ngga mepet loh. Yang bikin saya senang, perbandingan lahan parkir di LRT City adalah 1 ; 6. Kan ada tuh apartemen yang lahan parkirnya 1 : 12, jadi kalau mau parkir ribet cinnn karena parkirannya selalu penuh.

Maket Gateway Park Commercial Station

 

Berapa Harga Apartemen LRT City?

Karena saya tertarik banget sama Urban Signature, LRT City yang ada di Ciracas, yang biasa saya lalui, makanya saya hanya tanya harga di sana. Ternyata, memang tergolong murah ya. Apalagi, saat ini ada promo bebas 2x cicilan atau cicil 60x ke developernya. Kalau berminat, langsung aja yuk setor Rp. 2 juta untuk mendapatkan Nomor Urut Pembelian.

Serah terima LRT City ini berbeda-beda ya, ada yang di awal 2019 dan paling telat pertengahan 2020, tergantung progress pembangunannya. Eits… mungkin terdengar masih lama ya, ngapain buru-buru? Jangan salah loh. Kalau LRT Stasiunnya sudah jadi di awal 2019, harganya akan langsung naik. Makanya, langsung deh cari infonya, booking dan bayar DPnya 🙂

 

Siapa Pengembang LRT City?

Nah ini yang paling penting. Kinerja perusahaan developernya sangat penting untuk diperhatikan. Pengembang LRT City adalah perusahaan BUMN PT Adhi Karya (Persero) yang tidak perlu diragukan lagi kinerjanya, karena sudah berdiri sejak 58 tahun silam.

Dari talk show Tren Investasi Generasi Muda yang saya ikuti di booth LRT City, saya makin ngga sabar tinggal di salah satu unitnya. Doain ya, uang muka rumah yang sudah saya setor, segera dikembalikan, biar saya bisa buru-buru beli apartemen di LRT City. Ada yang mau tetanggaan sama saya?

 

LRT City

website : http://www.lrtcity.com/

Instagram @LRTCity

 

 

34 Comments Generasi Millenial, Yuk Investasi Properti Di LRT City

  1. Pypy

    Wihhh.. Jadi tertarik.. Btw, mo tanya dong mba Mez.. Kali2 di jelasin waktu disana. Ini harganya murah tar bakalan jadi kek rusunami gitu ga sih? Soale punya BUMN gitu kan ya? Terus kek air, listrik atau iuran pas sudah jadi dijelasin ga waktu disana mba? penasaran 😀

    Reply
  2. Risalah Husna

    Buat generasi milenial kaya saya (ehh) investasi ternyata penting juga yaa. Trus buat full time blogger yang penghasilannya ngga nentu, ternyata bisa juga punya properti. Hmm.. aku tertarik banget yang di Bekasi itu, tapi sepertinya harus nabung dulu 🙂

    Reply
  3. gita siwi

    Senang kalau dengar generasi millenial sudah berfikir tentang investasi. Apartement memang banyak jadi pilihan mereka ya karena tingkat mobilitas mereka yang memang tinggi ya

    Reply
  4. unggulcenter

    memang konon menurut analisa, kaum milenial akan sulit membeli rumah karena nilai yang tinggi tak sebanding dengan gaji yang meningkat. Mungkin apartemen akan jadi pilihan mereka kelak.

    Reply
  5. ivonie

    wuih dengan 2 juta uda bisa dpt nomer antri pembelian ya mbak? jadi penasaran kira2 berapa harga apartemennya mbak ? soalnya kalau lihat baliho di jalan itu apartemen ditawarkan mulai 500 juta 😀

    Reply
  6. Melinda Niswantari

    Akupun punya pengalaman pahit juga mba saat mau beli rumah, ada 3 kali yang waktu itu pakai uang muka. Dan satu diantaranya ada yang nda balik uang mukanya saat kita memutuskan untuk nda jadi beli rumah karena sesuatu.

    Maklum lah ya pasangan muda kala itu sukanya buru-buru tanpa memepertimbngkan banyak hal, setelah diskusi smaa sesepuh dlaam hal ini budhe jadi punya cara pandnag baru dan akhirnya hunting2 lagi dan nemu yang pas 🙂

    Sekarang udah ada LRT jadi kepikiran pengen punya apartemen buat hunian/investasi. Nabung dulu lah yaa 🙂

    Reply

Leave A Comment