Archive for Kuliner
Kuliner Cirebon bagian 2
Posted by: | CommentsSengaja membuat postingan bagian kedua Kuliner Cirebon untuk mengapresiasi tempat makan ini. Namanya Iga Bakar Tiga, letaknya di Jalan Siliwangi, dekat hotel Sido Dadi, tempat gue menginap. Pelayanan yang ramah, harga yang murah meriah hore makin melengkapi rasa makanannya yang memang enaakk.
Read More→
Kuliner Cirebon Bagian 1
Posted by: | Comments3 Hari 2 malam di Cirebon memang ngga cukup untuk mencoba semua makanan khasnya. Tapi, di waktu yang sesempit itu, bisa bikin celana dan kemeja sempit saat kembali ke Jakarta. Dan menyenangkannya adalah, makanan di Cirebon ngga bikin kantong bolong, alias murah meriah hore… inilah beberapa makanan khas yang sempat gue coba
3 Hari 2 Malam Di Cirebon
Posted by: | Comments
Holiday In the middle of working day
wih, istilah itu ngehits banget deh. Yup, setelah kelar siaran hari minggu, gw+Uky langsung nebeng sama Pipin ke Cirebon. Menghabiskan waktu selama tiga hari di Cirebon, ternyata belum puas juga. Kurang lama+kurang banyak duit yang dibawa
Dan disini pun gue menggila + kalap…
Seafood 48 – Fatmawati
Posted by: | CommentsSebagai orang yang sering menghabiskan waktu di area Fatmawati dan sekitarnya, pasti penasaran deh melihat warung tenda pinggir jalan yang ramai banget. Akhirnya, waktu diantar Suami mencicipinya deh. Tapi, karena gue habis makan dan kenyang banget. Akhirnya suami yang makan aja. Pilihan gue sih es alpukat kelapa -ngga tahu kenapa gue doyan banget- suami pesan cah kangkung+ikan baronang. Pelayanannya cepat dan rasanya cukup enak. Nasi, cah kangkung, ikan barongan+es alpukat kelapa habis sekitar 77 ribu, yah lumayan murah meriah. Read More→
Marannu – Kelapa Gading
Posted by: | CommentsSelama ini kalau makan makanan Makassar selalu berkisar antara coto, atau tata ribsnya Daeng Tata. Waktu kemarin bertemu teman lama, diajak makan di Marannu, tapi karena hanya ngemil aja, pilihannya ikan bandeng panggang dan es palu butung. Seger dan yummy banget. Makan ikan bandeng begini langsung inget kalau mudik ke Kampung halamannya Suami di Bima sana, makan langsung di Empangnya -kalau gue menyebutnya begitu- Marannu ini ada di boulevard Kelapa Gading dan tempatnya cukup berasap, tapi cukup nyaman sih. Mau ajak Suami makan disini weekend ini.
Iga Bakar Lucky Cipete
Posted by: | CommentsGegara pernah baca rekomendasi tempat ini di majalah Femina, langsung mendadak ngiler deh. dan gelar juara MasterChef memang tidak sekedar “label” tapi membuktikan kualitasnya. Tapi, kenapa langsung kapok ya setelahnya?
Mie Aceh Meutia-Benhill
Posted by: | Comments
Gegara makan di Meutia ini, gue jadi orang yang ingkar janji.
Cafe Halaman Bandung
Posted by: | CommentsSuasana dan pelayanan yang enak, bikin niat hanya sekedar untuk ngopi, malah jadi makan besar. Awas, diet dijamin gagal. Kecuali tahan godaan sama sop buntutnya.
Warung Tekko -Ingat Pakai T, Bukan Pakai L-
Posted by: | CommentsSejujurnya sudah kurang sregĀ sama Warung Tekko -waktu itu makan yang di Mal Depok- tapi, berharap dengan makan di Warung Tekko Kalimalang Bekasi, bisa terhapuskan perasaan kurang sreg ini. Eh ternyata malah tambah kurang sreg loh, penyebabnya? Ngga ada air di toilet dan washtafelnya.
My Pancake – Jajan Pertama di 2012
Posted by: | CommentsHari pertama di 2012, rayuan gue ke Misua lumayan ampuh. Demi menemani istrinya yang pemaksa , Misua mau mengantar ke Citos, eh sekalian saja ajak adik ipar, sepupu plus keponakan yang sedang berkunjung ke rumah mertua. Pilihannya jatuh ke My Pancake, meski berlabel “Pancake” makanan disini lumayan variatif.Benar ya, makan bareng itu sebuah kenikmatan yang tak ternilai.




