babarafi4Siapa yang ngga kenal duo maut ini???

Suka makan kebab Baba Rafi dong??? nih… ini dia duo maut, Nilam Sari dan Hendy Setiono, pasangan suami istri yang berada di balik kebab Baba Rafi yang tersohor itu. Beberapa waktu lalu, gue merasa beruntung banget, karena diundang Bloggercrony Community untuk menghadiri acara  Ngerusuh bersama Dapur Baba Rafi Online yang digelar di Graha Baba Rafi di daerah Fatmawati, Jakarta Selatan.

Selain berkesempatan melongok dapurnya, gue juga sempat ngobrol dengan Nilam sari, istri Hendy Setiono. Ya ampun, selama ini sih gue melihat wahh asyik banget ya pemilik Baba Rafi ini. Ternyata… dari obrolan intim itu gue merasa terharu. Darah, keringat dan air mata menjadi bukti perjuangan mereka selama membangun usaha ini.

Rangkaian acara blogger ngerusuh dapur Baba Rafi ini dimulai dengan office tour. Pertama diperlihatkan ruangan per ruangan. Gue terkaget-kaget ketika melihat gudang atau storagenya kok kecil banget, ngga sebanding untuk ukuran stok daging dan perlengkapan lain yang harus disebar ke 1263 outlet nasional dan 44 outlet Internasional. Ulalalaaaa…. ternyata, daging dan pelengkapnya seperti tortila, saus, roti hanya mampir disini. Karena sudah langsung disalurkan. Maka dari itu, kesegaran dan kualitasnya sangat terjaga.

babarafiNah, dari situ kita diajak masuk ke DAPUR. Iya dapur beneran… ini tentu sesuatu hal yang sangat langka, ngga semua pemilik usaha makanan mau dilihat dapurnya. Rupanya, kita diperlihatkan bagaimana pengolahan daging hingga tortilanya. Semuanya benar-benar menggunakan bahan segar berkualitas terbaik serta pengolahannya mengedepankan higienisitas. Sayang, ngga boleh difoto. Eh… gue sempat juga melihat saat seluruh karyawan Baba Rafi mengadakan semacam apel. Ihhh mereka penuh semangat banget loh, walau panasnya ampun…

babarafi3Dari dapur produksi, kemudian kita diajak ke lantai tiga, yang merupakan tempat berkumpul, semacam auditorium. Di sini, Nilam Sari bercerita tentang perjalanannya bersama sang suami membangun Baba Rafi. Jadi, dahulu pasangan yang menikah di usia 19 tahun ini memulai usaha burger di pinggir jalan dekat rumahnya. Tujuannya sih ingin mandiri, karena selama ini mereka bergantung pada uang dari orangtua.

Eh… ndilalahnya tujuan mulia ini malah banyak ganjalannya, sampai akhirnya mereka putus asa. Oleh orangtua Hendy, mereka kemudian diminta liburan ke Qatar, tempat ayah Hendy bekerja di sebuah perusahaan minyak. nah, di Qatar ini mereka kemudian mendapatkan ide untuk berjualan kebab.

Sesampainya di tanah air, mereka pun meracik resep kebab, yang ternyata…. NGGAK ENAK!!! Tapi… mereka pantang menyerah. Berkat bantuan suster yang menjaga anaknya, mereka pun menemukan resep kebab yang pas dengan lidah Indonesia. Kenapa namanya Baba Rafi? Karena anak mereka ngga bisa menyebut papa, akhirnya menyebut Baba. Seddangkan Rafi adalah nama anak pertama mereka. Tadinya sih mereka mau menamakan Kebab Qatar Baba Rafi, tapi… karena kurang pas akhirnya menjadi Kebab Turki Baba Rafi.

Lucunya…. saat memulai usaha ini mereka malah sering dikira berjualan lumpia. Hahahahhaa… gue sampai ngakak mendengar cerita Mba Nilam. Maklum ya… cara bicaranya medok suroboyoan, yang bikin ceritanya makin hidup. Perlahan tapi pasti, Kebab Turki Baba Rafi kian populer dan laris.

Dari sini mereka perlahan-lahan mengembangkan sayap bisnisnya. Dengan penuh percaya diri mereka pun memindahkan kantor operasionalnya ke Jakarta. tapi… keputusan ini ternyata malah membawa malapetaka saudara-saudara…

Saat gue ngobrol berdua Mba Nilam ini, dia bercerita bahwa tahun 2008-2009, ketika makin dikenal, keduanya nyaris menjual usaha kebab Baba Rafi ini. Apa pasal? Perpindahan dari Surabaya ke Jakarta membuat ongkos operasional membengkak, bahkan hutang kian menjerat mereka. Pusing dan kewalahan lah….

Seorang yang memiliki uang kemudian berniat membeli usaha Baba Rafi ini. Setelah mereka saling setuju dengan harganya, akhirnya Nilam dan Hendy pun dengan berat hati melepas usaha ini.

Selesai? oh tentu tidak saudara-saudara…. Baba Rafi ternyata masih berjodoh dengan Nilam dan Hendy. Pemilik uang tersebut ternyata hanya bisa mengucurkan setengah dari uang yang dijanjikan. Nilam dan Hendy kemudian mengurungkan niat untuk menjual Baba Rafi. Nilam pun kemudian mendapat tawaran short course dari sebuah institut terkemuka, pelan-pelan perempuan cantik ini membenahi usahanya. Dia pun menghire tiga orang tenaga ahli untuk membenahi manajemen usahanya. Hasilnya… ya bisa dilihat Kebab Baba rafi makin banyak outletnya. Omsetnya saat ini? “Hahahahaha rahasia, lumayanlah,” kata Nilam dengan tawa khasnya.

Yang jelas, jika dahulu karyawannya hanya satu orang, kini karyawannya mencapai 600 orang lebih. Belum termasuk karyawan di outlet ya….Sesuatu banget kan. Saat gue ngobrol sama Mba Nilam ini, gue makin salut. Mereka berdua pantang menyerah dan tekun banget. “Wes sudah kecebur aku, ndak mungkin mundur,” seloroh Mba Nilam.

Tentang Babarafionline.com

IMG_1144

Nah, karena merasa banyak dibantu selama menjalankan usahanya, Nilam dan Hendy kemudian mengepakkan sayapnya ke penjualan frozen food lewat www.babarafionline.com apa saja yang dijual? BANYAK. Mulai dari kebab, donat, cireng, sosis, nugget, keripik, pokoknya semua makanan siap santap. Dan semua makanannya enak!!!

babarafi5Bagaimana cara berbelanja di sini? Gampang. Buka saja websitenya dan pilih makanannya. Untuk pilihannya bisa dikirim via kurir atau jasa pengiriman.

Ada diskon? Ada. Tapi khusus bagi mereka yang menjadi member atau reseller.

Bagaimana caranya menjadi member? Cukup mendaftar dan membayar sebesar Rp 2,5 juta, yang nantinya akan mendapatkan produk senilai 1,5 juta rupiah, serta materi promosi seperti brosur, spanduk serta flyer. Oiya, syaratnya juga minimal jarak dengan reseller lainnya adalah 1km dan memiliki kulkas ya.  Bisnis makanan ringan ini, pas banget menjadi  bisnis sampingan ibu rumah tangga, atau siapapun yang ingin meraup untung tanpa bersusah-susah membangun merk.

Keuntungannya jadi member atau reseller ini berapa? Bisnis makanan beku ini menjanjikan keuntungan yang lumayan. Misalnya nih ya, untuk kebab frozen harga di pembeli 40ribu rupiah, sementara untuk reseller hanya 30ribu rupiah. Lumayan kan untung 10ribu per item.

Membantu UKM

Salah satu tujuan Nilam dan Hendy membuka baba rafi online ini juga untuk membantu usaha kecil dan menengah. Bagi mereka yang ingin menjual produknya lewat Baba Rafi Online ini, Nilam mensyaratkan hal yang mudah. Misalnya :

1. Akan diseleksi dahulu, untuk memenuhi standar produk.  Jika memungkinkan akan ada pendampingan agar memenuhi standar Baba rafi. Maklum saja yang diusung kan merk Baba Rafi yang namanya sudah sangat dikenal. Apalagi…jualan makanan online berkualitas menjadi satu tujuan utama dari Baba Rafi Online ini.

2. Pembayarannya mundur 30 hari, maksudnya baru dibayar maksimal satu bulan setelah barang diterima. Potongannya pun tidak besar. berkisar 10% saja.

3. Tentu saja harus mendaftar. Buka saja website www.babarafionline.com cari di bagian contact ya…

IMG_1145

Tentu saja untuk hal ini gue sangat amat setuju. Sebagai produser yang menggawangi acara Jadi Pengusaha di tvOne, gue tahu dan paham benar kesulitan para pelaku UKM ini untuk memasarkan produknya. Makanya…gue langsung pingin menghubungi narasumber gue untuk bekerjasama dengan baba rafi online ini.

Nah… tadi cerita soal perjuangan Nilam dan Hendy membangun Baba Rafi yang kemudian melebarkan sayapnya ke usaha baba rafi online serta yang terbaru adalah warung mee.

Di acara itu, gue juga berkesempatan mencoba membuat kebab. Ya ampun… kualat banget deh gue. Selama ini, kalau beli kebab Baba Rafi gue selalu minta buru-buru. Dan ternyata membuat kebab itu susah saudara-saudara. Meracik, melipatnya, sampai memanggangnya butuh usaha banget. Maafkan gue ya mas-mas penjual kebab Baba Rafi yang biasanya gue minta buru-buru….

babarafi6

babarafi10Walau ngga menang yang penting gaya… 🙂

Acara ini benar-benar bikin gue merasa beruntung bisa mengobrol langsung dan menimba ilmu dari duet suami istri ini. Nah, buat yang mau tahu atau tanya banyak hal bisa membuka website Baba Rafi Online, atau bisa juga lewat Instagram, Twitter atau Facebooknya.

Karena merasa banyak dibantu orang selama menjalankan usahanya, Nilam dan Hendy membuka graha Baba Rafi bagi siapapun yang ingin mengadakan pelatihan, arisan atau coaching. Wahhh asyik banget ya… Jadi… siapa yang berminat berjualan  atau membeli frozen food dari Baba Rafi Online? Yuk ah langsung kunjungi websitenya….

 

Written by memez
Diary about my daily life, inspiring story, entrepreneur and the latest trend

    10 Comments

  1. dani 26/09/2015 at 4:44 am

    Keren banget memang perjuangannya belio berdua ini. Dari yang ketemu hahhihi di kampus, tiba-tiba ngilang dan akhirnya baba rafi segede ini. Salut banget ama semangat mereka berdua. Skema bisnis babarafi online nya menarik banget.

    • memez 26/09/2015 at 8:02 pm

      teman kampus yaa???

  2. ivonie 26/09/2015 at 12:22 pm

    Kapan2 pengen nyoba ah. Au baru dua kali makan kebab 😀

    • memez 26/09/2015 at 8:01 pm

      Harus coba mba… enak banget 🙂

  3. Yeye 26/09/2015 at 10:42 pm

    Mamouz lunch nya mamam kebab aja yuks hehehehe *buah mana buah*

  4. gustyanita pratiwi 26/09/2015 at 11:43 pm

    Suka bgt klo uda dicocol mayones…mb nilam uds bulak balik masuk eks media tmptbkerja fulu hahaag

  5. lee via han 27/09/2015 at 1:58 am

    ohh ini pencetus kebab itu makk, seru juga kisahnya, saya baru tau lhoo ^_^

    XOXO
    http://www.leeviahan.com

  6. Ipeh Alena 27/09/2015 at 5:52 am

    Keren bener. Mereka mau memajukan usaha kecil menengah dan memberi kesempatan buat orang lain biar bisa ikut berbisnis ya. Apalagi jaman sekarang udah ga asing sama yg namanya reseller. Salut dengan pasangan ini.

  7. The Food Xplorer 28/09/2015 at 9:56 pm

    wah baru tahu sejarahnya ^^! Kagum sama semangatnya 😀

    • memez 28/09/2015 at 10:47 pm

      Memang luar biasa inspiratif mereka 🙂