Aidijuma Kerudung2

 

Semenjak berhijab pada Januari 2010, gue termasuk orang yang “rajin” alias gemar banget beli hijab atau kerudung. Sebulan, bisa sampai 2-3 kerudung gue beli. Biasanya sih cuma karena lapar mata. Bisa cuma karena motifnya atau warnanya yang lucu dan menarik mata. Kalau ngga ditegur sama si Mbak di rumah, mungkin gue akan punya lemari khusus kerudung. Alasan klasik yang bikin gue selalu lapar mata untuk beli kerudung ini adalah karena modelnya kok kayaknya itu-itu aja ya, ngga bisa dibuat model kerudung yang lain.

Nah, di pertengahan Juni kemarin, gue diundang untuk menghadiri acara Indonesia Islamic Fashion di JCC Senayan. Di acara ini gue berkenalan dengan produk kerudung Aidijuma, merk kerudung tersohor asal Malaysia. Saking niatnya, gue duluan beli kerudung ini di counternya, selain harganya hanya 70ribu rupiah (terjangkau kan…) kerudung ini ternyata pas dipakai…. kok nyaman ya. Dari hasil ngobrol-ngobrol sama Kakak-kakak yang menjual, gue kemudian dikasih tahu bahwa kerudung di bawah bendera usaha Aidijuma ini tengah menjadi a must have scarf  di Malaysia sana. Iya sih perempuan di Malaysia memang banyak sekali yang mengenakan jilbab, bahkan di Malaysia ada pasar kerudung Siti Khadijah di Kelantan, yang pernah gue kunjungi pada tahun 2010 silam.

Di bawah bendera Aidijuma, Datin Norjuma meluncurkan dua macam kerudung, yaitu jenis Blossom berupa pashmina panjang, sementara jenis lainnya adalah Bawal scarf yang memiliki dua sisi yang berbeda.  Saat sesi talkshow,  barulah gue tahu, konsep kerudung Bawal Scarf memang Twist and Wear.

demo kerudung

Datin Norjuma sedang memperlihatkan dua sisi berbeda dari kerudung Aidijuma

Apa Itu Twist and Wear?

Konsep unik ini diusung oleh Bawal Scarf dari brand Aidijuma. Jadi, setiap kerudung yang berbentuk segi empat memiliki dua sisi yang berbeda. Sehingga satu kerudung bisa memiliki dua tampilan yang berbeda. Irit dan menarik bukan? Setidaknya, kalau bepergian tak perlu membawa banyak kerudung. Karena satu kerudung bisa memiliki dua tampilan yang cantik dan menarik.

Saat disinggung apakah tidak khawatir jika pemakai kerudung Aidijuma ini mengurangi pembeliannya, Datin Norjuma hanya tersenyum simpul. “Rezeki sudah ada yang atur. Semakin berinovasi pasti akan semakin banyak yang menggemari,” jelas mantan presenter tv ini.

Contoh kerudung Aidijuma2

Contoh tampilan kerudung Bawal Scarf  yang setiap sisinya memiliki dua motif yang berbeda

Datin Norjuma dan Aidijuma

Nama Datin Norjuma sebagai perempuan dibalik kesuksesan kerudung Aidijuma memang tidak terpisahkan. Perempuan kelahiran Bayan Baru, Pulau Pinang 5 November 1980 ini dahulu adalah seorang presenter TV tersohor di Malaysia. Karena kesibukannya mengurus keluarga, Datin Norjuma perlahan mulai undur diri dari layar kaca. Usaha kerudung Aidijuma ini kemudian menjadi prioritasnya. Toko pertama Aidijuma dibangun di Central Market Kuala Lumpur pada April 2012. Empat tahun berlalu,  brand Aidijuma tumbuh berkembang menjadi 20 toko di seantero Malaysia. Tak hanya itu, Aidijuma bahkan merambah hingga ke negeri jiran seperti Brunei Darussalam.

Aidijuma Merambah Indonesia

Kesuksesan menjadi brand kerudung nomor satu di Malaysia membuat Datin Norjuma ingin melebarkan sayapnya ke berbagai negara, salah satunya adalah Indonesia. Perempuan cantik yang murah senyum ini  rajin mengikuti pameran produk muslim. Di Indonesia saja, Datin Norjuma bersama Aidijuma sudah dua kali mengikuti pameran yang mendapat sambutan antusias. Selain itu, Aidijuma sudah “terbang” di ajang bergengsi seperti  PLITZ New York Fashion Week 2015 hingga Istanbul Fashion Week 2016.

Selain gencar berpromosi lewat sosial media, Datin Norjuma juga menggandeng Franka Soeria pemilik bendera  Franka Soeria Network. Buat yang belum tahu, Franka Soeria adalah salah satu muslimah hebat Indonesia yang dikenal sebagai Konsultan Fashion Internasional. Kerjasama ciamik ini kemudian membuahkan hasil, merk Aidijuma kian dikenal.

Ya, memang tidak mudah memasuki pasar busana muslim di Indonesia karena sudah terlalu banyak pebisnis di industri ini. Tapi, jangan sebut nama Datin Norjuma kalau berputus asa. Kata pantang menyerah seperti tak ada dalam kamus kehidupannya. Tekadnya memang terbukti, pelan tapi pasti, Instagram Aidijuma dan online store  dibanjiri pembeli dari Indonesia.

Koleksi Aidijuma 22

Siapa coba yang ngga naksir dengan deretan kerudung ini…. 🙂

Perkenalan dengan kerudung Aidijuma dan khususnya Datin Norjuma ini bikin gue makin yakin, bahwa dengan usaha dan kerja keras,  ngga ada yang ngga mungkin untuk mewujudkan impian dan cita-cita. Seperti cita-cita Datin Norjuma yang berharap kerudung Aidijuma akan menguasai pasar global. Yuk kita Aminkan bersama…

datin norjuma  Foto bersama Datin Norjuma

Written by memez
Diary about my daily life, inspiring story, entrepreneur and the latest trend

    6 Comments

  1. Rosiy Wibisono 24/06/2016 at 8:28 pm

    Modelnya cantik #salahfokus

    • memez 13/07/2016 at 8:27 am

      #Blushing

  2. Khoirur Rohmah 25/06/2016 at 2:57 pm

    Wah… gagal fokus sama warna hijabnya mbak…
    yang dua warna apalagi, sukak dan mudah jika bisa dikombinasikan dengan berbagai pakaian hheheuu

    • memez 13/07/2016 at 8:27 am

      Setuju. Harganya murmer lagi…

  3. Anggarani Ahliah Citr 26/06/2016 at 3:39 am

    Motifnya cakep2 ya, mba. Ga usah dililit lagi juga udah cakep jilbabnya

    • memez 13/07/2016 at 8:27 am

      Iya bagus banget 🙂