Lima setengah tahun berpacaran dan tujuh tahun setengah menikah, saya dan Suami kerap bertengkar. Bukan… pertengkarannya bukan karena hal-hal yang besar, tapi justru karena kebiasaannya suami yang bikin sebel, kesel sekaligus mengundang tawa. Saking hafalnya kebiasaannya, saya sampai sudah maklum kalau dia melakukannya. Ini dia lima kebiasaan menyebalkan suami dan bikin kerap mengelus dada…..

 

GILAP alias GILA NGELAP-NGELAP

Kalau ditanya siapa yang paling rajin untuk urusan pekerjaan rumah tangga, tentu saja Suami saya. Jadi, ketika si Mbak di rumah mudik atau libur, suami akan memanfaatkan momen ini untuk melampiaskan hobinya, membersihkan semua sudut rumah, dan mengelap apapun yang menurutnya kotor dan berdebu. Saking rajinnya, kulkas, magic com sampai dispenser bisa dipastikan seluruh sudutnya akan licin dan bebas debu. Bukannya ngga bersyukur sih kalau suami lagi keluar rajinnya begini. Tapi, kalau dia lagi rajin dan membersihkan seluruh sudut rumah, Suami tak akan membolehkan saya turun dari sofa yang ada di depan tivi. Kalau turun dari sofa, alamat saya akan kena omel. Satu lagi, Suami akan misuh-misuh, katanya kalau saya masak, karena seluruh perabotan keluar semua. Untuk hal ini, saya sih cuek aja, yang penting dapur bersih berkat bantuan suami πŸ™‚

 

BERMUSUHAN DENGAN KECOA

Memang sih, siapapun akan jijik dan mengusir kecoa kalau ada kecoa di dalam rumah. Tapi, tingkat permusuhan suami dengan kecoa ini sudah masuk kategori berlebihan, alias lebay. Gegara bermusuhan dengan kecoa ini, suami rela mengeluarkan uang untuk beli alat apapun untuk mengusir kecoa. Pernah ya, suami beli alat pengusir kecoa, yang memang ampuh banget. Harganya sekitar seratus ribuan gitu. Alat ini bekerja dengan sistem gelombang suara. Memang sih awal-awalnya banyak kecoa teler dan mati di sekitar rumah. Nah, lama kelamaan mungkin kecoanya sudah kebal. Alhasil, kemudian banyak kecoa hilir mudik di dapur, seperti sengaja meledek suami. Panas dong dia…. hahahahhaha. Dan, suami kemudian memesan alat yang lebih besar dan mahal. Dan terjadi hal yang berulang lagi. Penasaran, suami kemudian membeli kapur ajaib yang harganya ngga sampai 20ribu. kapur itu kemudian dicoret-coret di seluruh dinding rumah. Bahkan, di salah satu sudut dapur, suami menggambar karakter lucu. Bagaimana hasilnya? Sejauh ini, cukup banyak kecoa teler, bahkan sampai kecoa yang masih kecil. Suami pun tersenyum puas melihat musuhnya mati bergelimpangan.

Berfoto bersama Boneka Sigale-gale di Samosir. Yes… Hubby The Best-ever Travel Mate!!!

 

DUTA KOYO

Pekerjaaan bikin suami seringkali berangkat kerja pagi dan sampai di rumah paling cepat pukul sepuluh malam (Curhat Sekalian Nih)Β  Nah, karena kecapekan itu, kalau mau tidur, Suami harus menempelkan sejumlah koyo di punggungnya. Jenis koyonya pun beragam, mulai dari yang hangat, hot atau koyo cabe. Bahkan, kalau ada koyo keluaran terbaru, bisa dipastikan suami akan membelinya. Setiap belanja bulanan, koyo beragam jenis itu bisa dipastikan akan mengisi keranjang belanjaan suami.

Yess… suami senang banget berenang. Bahkan… di Danau Toba dia langsung buru-buru nyebur πŸ™‚

Trus, menyebalkannya di mana? Menyebalkannya tuh, kadang-kadang bekas koyonya dibuang bukan di tempat sampah. Jadi, kalau pagi hari, giliran saya yang akan merapihkan tempat tidur dan mengumpulkan bekas koyo yang dipakai suami ke tempat sampah. Dan yang lebih menyebalkannya lagi baru terjadi tadi malam. Jadi, pas suami mau tidur, dia seperti tertusuk sesuatu di tempat tidur. Eh mau marah-marah dong… ternyata pas dilihat, sesuatu yang menusuknya adalah gulungan koyo bekas yang ngga dibuang sama suami. Hahahahahaha….

 

SELALU MAKAN TERBURU-BURU

Sebagai pasangan suami istri yang jadwal kerjanya berbeda, kami nyaris ngga punya waktu seharian berdua. Kalaupun biasanya makan, ngemall atau nonton, biasanya dilakukan ketika hari sabtu setelah saya pulang kerja, atau hari minggu sebelum saya bekerja. Nah, saat lagi makan, suami seringkali maunya buru-buru selesai. Jadi, boro-boro kalau mau makan saya bisa foto-foto makanannya. Bahkan, seringkali kalau saya masih makan, dia buru-buru ngajak pulang atau malah buru-buru bayar. Entah, mungkin suami takut saya nambah makanan lebih banyak (analisa ngaco saya) akhirnya, saya jadi bete atau malah ngambek…. Kebiasaan ini ngga cuma terjadi ketika sama saya sih, ketika makan bareng keluarga saya atau keluarganya, ya tetap mau buru-buru juga.

Alhasil, suatu hari pernah saya kerjain. Suami lagi makan dengan nikmatnya di rumah makan Padang favoritnya, saya sengaja makan lebih sedikit hingga lebih cepat selesai. Saya minta buru-buru selesai, tapi Suami beralasan masih makan. Kemudian, saya tinggal ke supermarket di sebelah tanpa memberi tahunya. Suami pun kebingungan mencari saya…. hahahahhaa Puas banget rasanya. Setelah kejadian itu, kalau Suami ngajak buru-buru menyudahi makan, saya tinggal memberi kode lewat mata πŸ™‚ dan dia akan tahu kalau saya sebel banget.

 

KOMPUTER = ISTRI KEDUAΒ 

Ada momen di mana suami saya ngga boleh diganggu sama sekali. Momen itu adalah ketika dia berada di depan komputer atau laptopnya. Padahal, ngga selalu kerja, bisa juga lagi main game bola. Saat bekerja di depan komputer atau laptopnya, Suami ngga akan menjawab saat saya sedang bertanya sesuatu atau mengajak ngobrol tentang sesuatu hal. Pun ketikaΒ  Suami di depan komputer sedang main game bola. Dengan penuh konsentrasi, suami akan main game, padahal main sendirian loh. Kadang heran sih main sendirian aja bisa seru banget begitu.

Nah, karena komputer dan laptopnya ibarat istri keduanya, Suami sering banget beli aksesoris atau printilan buat komputer dan laptopnya ini. Beli mouse baru setiap 2-3 bulan sekali dan harganya lumayan banget buat saya. Saya pernah marah banget ketika Suami beli laptop baru yang harganya bikin saya pingin nangis. Belum lagi kayak speaker, keyboard, atau hardware yang update. Biasnaya sih ngga bilang, tahu-tahu paketnya sampai di rumah dan baru deh ngasih tahu……

Anak kecil ini, ketemu di kapal dalam perjalanan ke Lampung. Tiba-tiba nempel sama Suami πŸ™‚

Kebiasaanya memang menyebalkan, awalnya sih bikin mengelus dada.Β  Tapi…Β  perjalanan waktu kemudian membuat saya memilih untuk memaklumi dan cenderung menganggapnya hal tersebut sebagai sesuatu hal yang lucu. Lagian… saya malah harus bersyukur karena dia juga sangat mengerti saya. Saya selalu teringat…Β  ketika akad nikah, mengucap ijab kabul, saya sadar bahwa saya harus menerimanya sebagai a whole package, paket komplit. Komplit dengan kebaikan, kekurangan bahkan termasuk masa lalu dan masa depannya nanti.

Nah, itu cerita saya tentang Suami. Seperti apa sih kebiasaan menyebalkan pasangan kamu yang menyebalkan tapi lucu? Cerita dong di sini πŸ™‚

 

 

 

 

 

 

 

 

Written by memez
Diary about my daily life, inspiring story, entrepreneur and the latest trend

    5 Comments

  1. roswithajassin 23/01/2017 at 6:26 pm

    Duh so sweet banget kakak memez dan pak suami ^^ kebayang mau tidur ketusuk gulungan koyo hahaha

  2. turiscantik 26/01/2017 at 3:57 pm

    hahahaha duta koyooo sama dongg gua juga tak bisa hidup tanpa koyo!

  3. HM Zwan 02/02/2017 at 4:27 am

    Duta koyo,hahaha……sukses bikin ngakak pagi2

  4. Jalan-Jalan KeNai 06/02/2017 at 3:54 pm

    yang kecoa itu saya jadi inget fotonya yang di share di FB, ya. Beneran bikin ngakak πŸ˜€

    • memez 08/02/2017 at 8:32 pm

      Hahahahaha ya begitulah suami saya πŸ™‚