Oct
18

7 Keajaiban Rezeki

By

Photobucket


Sesungguhnya apa yang dituliskan dalam buku ini adalah hal-hal yang dekat dengan kehidupan kita. Namun, kadang-kadang yang dekat itu memang mudah terlupakan.

Ippho Santosa, dalam bukunya 7 Keajaiban Rezeki mengingatkan lagi untuk memperhatikan hal-hal yang sesungguhnya dekat dengan kehidupan kita, namun seringkali terlupakan. Misalnya memperhatikan orangtua. Saya hampir menangis saat membaca halaman 35, Kebaikan Orangtua vs Balasan Kita sebagai anak.

Ippho membahas bagaimana berpikir dan melakukan semuanya dengan cara otak kanan, ya karena kebanyakan otak kiri yang dipakai terlalu rasional hingga terlalu berhati-hati dalam melangkah. Saya membaca salah satu halaman, bagaimana Ippho bekerja sama dengan Tantowi Yahya. Tanpa takut kehilangan pangsa pasarnya, Tantowi Yahya mengubah citra dirinya sebagai entertainer dengan lebih eksklusif. Di buku ini, Ippho dengan jelas menjabarkan kunci sukses banyak tokoh terkemuka. Dan semuanya menjadi masuk akal, dan bukan ngga mungkin semua orang bisa.

Tak hanya itu, Ippho juga menganjurkan untuk banyak bersedekah, tentu saja sesuai dengan kemampuan pribadi. Jangan sampai memaksa untuk bersedekah namun malah berhutang. Di buku ini, juga dituliskan bagaimana testimoni dari para pembaca yang sudah merasakan keajaiban setelah mengaplikasikan apa yang ditulis didalamnya. Berbeda dengan buku lain yang bisa dihabiskan dalam 3-5 jam saja, saya harus 2-3 kali membacanya, agar bisa mengingat dan mengaplikasikannya. Buku ini sudah cetak ulang hingga 19 kali, dari cetakan pertama bulan Mei 2010. Selain buku ini, seri selanjutnya adalah Percepatan Rezeki Dalam 40 Hari Dengan Otak Kanan. Tapi kenapa covernya malah mirip Ayat-Ayat Cinta Ya?

Categories : Resensi Buku

Leave a Reply