Fit Challenge 2011, bonus sehat-makan-hadiah
ByNgga sih, ngga mimpi bisa selangsing Atiqah Hasiholan di foto di atas. Tapi, mengikuti Fit Challenge 2011 mengajarkan banyak hal, mulai dari bagaimana memilih makanan yang sehat sampai olahraga yang tepat. Dan yang ngga bikin menyesal ikut acara ini adalah hadiahnya yang sejibun, sampai gw susah bawanya karena buanyak banget.
Acara Fit Challenge merupakan event rutin yang digelar majalah FIT setiap tahunnya, tahun ini gw berhasil jadi semifinalis. Setelah mengikuti seleksi di Gold’s Gym Thamrin City sekitar dua bulan lalu, sayangnya gw ngga berhasil masuk jadi finalis. Tapi, ngga jadi finalis aja banyak banget hadiahnya. -secara gw kan banci kuis, kalo ada kuis apapun pinginnya ikut- Walaupun ngga masuk jadi finalis, gw menang jadi testimonial terbaik. Tanggal 17 Juli kemarin, acara final FIT CHallenge digelar., gw diundang lagi untuk menerima hadiah sebagai Testimonial terbaik.
Acara dibuka dengan MC Imam Wibowo, walau agak ngaret, Imam berhasil menghidupkan suasana. Setelah opening speech dari perwakilan Dulcolax – sponsor resmi acara ini- kemudian dilanjutkan dengan presentasi dari dr Olivia Ong yang bikin gw seketika mengubah mind set kalo sarapan bisa bikin kenyang walau tanpa nasi sepiring. Presentasi dari dokter yang cantik ini bikin sadar banget, bahwa Obesitas itu nantinya akan lebih banyak diderita ketimbang penyakit yang diakibatkan oleh rokok. Dan perbandingan anatara wanita dan pria yang terkena obesitas adalah 1:2 untuk wanita dan 1:4 untuk pria. Artinya, resiko obesitas untuk wanita lebih besar.
dr Olivia juga menyarankan sebuah treatment, berhenti makan setelah merasa kenyang 80%. Dan tahu ngga sih, kalau makan rame-rame itu bikin porsi makan lebih banyak 44% ketimbang makan sendiri *langsung menyingkir, mojok dan makan sendirian. Selain dr Olivia, ada juga presentasi dari dr Stephanie dari Dulcolax yang menerangkan cara pemakaian yang benar. Dari sesi tanya jawab, gw menang hadiah juga loh. Pertanyaan gw sih gampang aja, bagaimana mengubah mindset kalo makan itu harus nasi? Kata dr Olivia, usah usaha dan niat. Yeah, walaupun baru dua hari, it works kok.
Setelah pengumuman pemenang testimonial, salah satu pemenangnya gw -makin yakin kalau menulis bisa menghasilkan sesuatu- kemudian pengumuman pemenang Fit Challenge 2011, dan pemenangnya adalah Mba Pipin yang turun 10 kg, pemenang kedua Mba Diah turun 16 kg. Kok bisa? ya, penentuan pemenang bukan karena banyaknya kg yang terbuang, tapi Mba Pipin, body age alias usia tubuhnya sesuai umurnya. Hadiahnya bikin ngiler, mulai dari membership 1 tahun di Gold’s Gym, segambreng bingkisan dari FIT-Dulcolax-Gold’sGym sampai uang jutaan rupiah.
Yang juga menyenangkan dari acara Fit Challenge adalah makanan yang disajikan adalah sehat, bikin kenyang dan enak. Kemarin makannya sushi yang dibuat dari beras merah, rasanya enak walaupun sempat merasa agak aneh. dan juga minumnya jus kaya serat banget. Waktu acara sebelumnya, makannya burger yang rotinya gandum, ngga kalah enak deh. Habis pengumuman pemenang, seluruh undangan diajak untuk merasakah SH*Bam, kelas baru dari Gold’s Gym, perpaduan anatara dance dan gerakan yang energik. Mantap banget deh sesi latihannya. Ngga seberat body pump sih, tapi bikin segar sesudahnya.
Dan… ini dia hadiah yang berhasil gw bawa pulang di acara ini. Buanyaaakkk banget kan. Tapi, dari acara FIT Challenge gw belajar bahwa kurus bukan tujuan utama, tapi bagaimana berat badan turun dengan sehat dan menyenangkan. Karena berapa pun hadiah yang diterima pemenangnya tentu saja tak sebanding dengan tubuh sehat dan langsing yang mereka miliki saat ini. Ngga gampang bukan menurunkan berat badan, apalagi diperlombakan. Salut atas konsistensi pemenangnya. Semoga tahun depan bisa, gw terpilih jadi finalisnya