Jalan-Jalan ke Bangkok

Mar
2011
31

posted by on Blog, Langkah Si Kaki

27 comments

Salah satu serunya perjalanan backpacker saya dapatkan disini. Ketidakmengertan tentang bahasa Thailand, logat mereka yang aneh, dan suasana demo  antara massa kaos merah dan kaoskuning, juga Thai Girl Show alias Tiger Show bikin perjalanan ini makin menyenangkan.

Harusnya , catatan perjalanan ini saya tulis setahun lalu. Apa mau dikata, karena faktor ke(sok)sibukan baru sempat deh. Mudah-mudahan ngga lupa detailnya.

Habis dari Malaysia, perjalanan gw dan suami dilanjutkan ke Thailand. Dari stasiun KL Sentral sampai Hat Yai memakan waktu hampir 12 jam. Turun di stasiun Hat Yai, banyak calo-calo yang menawarkan bus atau mini van untuk melanjutkan perjalanan ke Krabi, Phuket atau Bangkok. Tapi, tenang aja. Calo disini ngga seganas di jatinegara atau Pulogadung yang bisa menarik-narik tangan calon penumpangnya. Dengan Tuk Tuk gw diantar ke Travel agent,bayar Tuk Tuknya sekitar 20baht. Yah ngga terlalu jauh sih dari stasiun Hat Yai. di Travel Agent, Mini Van ke Bangkok itu berangkat setiap satu jam sekali. Tawa menawar pun terjadi, akhirnya untuk dua orang gw dikenaka biaya 1500baht alias 450 ribu rupiah, berarti perorangnya 225ribu. Murah banget sih kata temen gw. Nama Travel Agentnya LOVE. Sambil menunggu, gw makan buah-buahan potong yang jualan di depan kantor travel agent. ada nanas, semangka, melon yang rasanya suegerr banget. Harganya 10 baht per potong (dikali 300rupiah) . Jam 11an lewat dikit, akhirnya Mini van menuju bangkok diberangkatkan. Eh gw dianter sama tuk-tuk ke poolnya deh. Gw+suami menempati kursi depan. Mobilnya semacam Kia Travello yang gede banget itu, dibelakang ada kira-kira 12 penumpang deh.

Hat Yai – Bangkok itu kira-kira 12 jam perjalanan. Setiap satu jam seali, mini van diisi gas, jadi harus turun. Setiap turun di SPBU pasti ada Seven Eleven. Jadilah setiap sejam sekali gw beli Thai Ice Tea, teh Tarik atau minuman yang unik-unik di Seven Eleven (Norak Mode On) jalan di Thailand itu mulusssss banget, makanya supirya sempat ngantuk beberapa kali. Jam 1 pagi, gw sampai di Bangkok dan diturunin di Jalan dan meneruskan perjalanan dengan taksi ke hotel yang sudah dibooking sebelumnya via Agoda. Naik Taksi sekitar  100baht. Karena hotelnya di daerah Sukhumvit.

daerah Sukhumvit ini memang daerah turis, jadi fasilitasnya juga bagus. Dekat ke BTS dan bayak bus kota yang lewat. Jalan kaki ke BTS lima menit, trus jalan-jalan deh ke MBK, Platinum (yang sayangnya ditutup karena ada demo massa) Thailand ini memang daerah yang pas untuk kunjungan wisata, kalau kita ngga tahu, orang-orang Thailand pasti akan dengan senang hati memberi tahu arah tujuan kita. Bahkan beberapa kali, gw dikasih kartu all day BTS, itu loh buat naik BTS. kalo sehari full kan 100 Baht. Nah ada yang ngasih tuh, lumayan kan.

Yang lucu waktu mau ke daerah Kuil Emas (lupa namanya) dari MBK naik bus bayarnya 7baht. Di depan kuil ada yang jual makanan burung, difoto-foto sambil kasih makanan burung (harga makanannya 20baht) eh sama nenek-nenek yang jual makanan burung itu, gw+suami difotoin trus dikasih bonus satu bungkus lagi. Masuk ke kuil emas ini lumayan mahal, sekitar 105ribu rupiah. Pas pulang dari sana, kok di bus ngga ditagih ongkos ya? bus kota di Thailand sebenarnya jauh lebih jelek, lantainya aja kayu. Tapi mereka cukup teratur. Berhenti setiap halte aja.

Malamnya, gw+suami mau ke daerah patpong. Dari dekat BTS Sukhumvit naik taksi sekitar 45ribu. Penasaran mau nonton yng namanya Thai Girl Show. Ituloh pertunjukkan perempuan yang bisa melakukan sesuatu with her “V” langsung eneg gw melihatnya. Dengan lampu temaram, mereka meliukkan tubuhnya yang sebenarnya ngga seksi. Mukanya juga STD banget (sorry, ini bukan pembelaan ya) tapi kok bisa ya mereka kruk krek ihhh… Ngeri Mode On. Agak BT juga disini karena sempat ditipu. Sebelumnya dibilang cuma bayar 45ribu per orang eh ngga taunya habis sekitar 250ribu. belum lagi mereka meminta-minta tips minimal 100bath. Cuma 10 menit di Thai Girl Show. Cluenya adalah kalau mau nonton Thai girl Show, tanya aja dan mereka akan menunjukkan dimana tempatnya.

Yang heran adalah, karena saat itu Bangkok sedang digempur dengan demo massa kaos merah dan kaos kuning. Militer sampai turun di daerah patpong ini dan mengamankannya. Dan melihat peralatan mereka, bikin minder deh… di daerah Patpong gw sempat juga beli durian montong asli, harganya 15ribu.  Asli enak banget.

Besoknya, sebelum meninggakan Bangkok, mampir dlu ke Khaosan road, daerahnya backpackeran. beli kaos 75ribu. Trus naik Mini Van ke Bandara, bayarnya 45ribu rupiah perorang. Perjalanan dilanjutkan ke Phuket.

27 comments

  1. Christine
  2. Erza
  3. Herni
  4. DanielMartogi
  5. hany
      • linda
      • lely
      • Erni Siregar
        • Vaksin
  6. apriliana
  7. Alex

Trackback e pingback

No trackback or pingback available for this article

Leave a Reply