posted by on Blog

2 comments

“Saya sudah di depan Indocement ya Mba”

Sebuah pesan dari Syambarrie, seorang driver Gojek, masuk ke ponsel saya. Saya sempat tertegun, padahal belum ada lima menit saya memesan Gojek lewat aplikasi yang ada di Ponsel. Saya pun langsung mengenali driver Gojek dari  jaket hijau yang dikenakan Syambarrie yang membuatnya begitu mencolok dan mudah dikenali.

Tidak pakai lama, Syambarrie mengantar saya ke Twenty8 tempat acara blogger gathering yang digelar Gojek. Cara mengemudikannya pun santun, ngga grasa grusu, pokoknya nyaman deh. Dari halte busway Dukuh Atas sampai SCBD, tarifnya hanya 25ribu, ngga perlu ditawar, apalagi sampai tarik urat. Saya pun jadi merasa sangat terbantu dengan kehadiran Gojek.

|| Read more

posted by on Blog

8 comments

Health and Happiness is priceless

Pengalaman hidup selama lebih dari 31 tahun kemudian mengajarkan saya bahwa kesehatan dan kebahagiaan itu tak ternilai harganya, alias salah satu hal yang penting dalam hidup manusia.

Tapi… sebenarnya menjadi sehat dan bahagia itu mudah loh. Mulai dari melakukan hal-hal yang bikin happy, silaturahmi dan mengkonsumsi asupan makanan, juga vitamin  yang sehat. Untuk hal yang terakhir rasanya perlu digarisbawahi, apalagi buat saya yang pasien tetap dokter kulit karena jerawat yang tak kunjung sembuh.

Sebagai orang yang kulitnya bermasalah dan sering banget lalai untuk menjaganya, makanya saya butuh banget suplemen makanan yang praktis tapi bisa membantu memelihara kesehatan kulit. Sebelumnya, jujur saja saya pernah mengkonsumsi sejumlah produk mulai dari tergolong murah, mahal sampai mahal banget, tapi kemudian saya hentikan karena jantung saya malah berdebar usai mengkonsumsinya.

|| Read more

posted by on Blog

11 comments

RZ” Ya… ya begini Mba, tiga jari tarik mata panahnya, kemudian posisinya di bawah dagu ya,” kata Ahmad dengan penuh semangat saat mengajari saya memanah. Berkat “kursus” singkat dari bocah laki-laki berusia 12 tahun ini, saya pun bisa belajar memanah. Dan untuk pemula, anak panah saya hanya meleset sedikit dari titik utama. Tapi… urusan foto nomor satu lah ya :) RZ6 || Read more

posted by on Blog, Di Balik Layar

14 comments

Hari ini,  Jakarta dan sekitarnya diguyur hujan dari malam hari. Akibatnya pasti ketebak dong, banjir dimana-mana. Efeknya? pastilah jalanan macet dan sulit diakses dan kendaraan umum susah melintas. Bicara perjalanan ke kantor hari ini, benar-benar sebuah cerita perjuangan luar biasa.

Jadi, saya dan Miswa keluar rumah jam 9 pagi, rencananya sih mau parkir mobil di stasiun terdekat dengan rumah. Eh… jalan Juanda macetnya ampun. Stuck sampai 1 jam lebih, padahal biasanya ngga sampai 15 menit. Apalagi yang bisa dilakukan selain selfie selfie di mobil :)
 photo memez titip 030_zpsr6s7apoa.jpgMacetnya ampun deh….

 photo memez titip 031_zpswptfr4up.jpgAbaikan wajah-wajah bosan menanti kemacetan berlalu ini :) 

|| Read more

posted by on Blog, Di Balik Layar

20 comments

Udara sejuk menyambut saya saat tiba di Bangun Karso Farm. Ya, akhir November 2014 lalu, saya berkesempatan mengunjungi lahan peternakan yang disebut-sebut sebagai salah satu yang terbesar di Bogor ini. Tujuan saya ke tempat ini tentu saja bukan untuk main-main, tapi untuk syuting program “Jadi Pengusaha” yang tayang setiap hari Minggu pukul 8.30 WIB.

Saat menjejakkan kaki, saya langsung diselimuti kekaguman luar biasa. Pemilik lahan peternakan ini, Bangun Dioro adalah seorang tentara aktif dengan pangkat Sersan Kepala. Saya langsung merasa  takjub, bagaimana pria bertubuh gempal ini masih bisa membagi waktu sebagai tentara dan aktivitasnya sebagai pengusaha.

Tapi, siapa sangka sebelum benar-benar menjadi sukses dan berpenghasilan miliaran rupiah, Bangun Dioro justru sempat menjadi kuli panggul di pasar Induk Kramat Jati.

|| Read more